Donald Trump Kembali Berulah, Kali Ini Ejek Presiden Prancis Emmanuel Macron

Presiden AS Donald Trump
Sumber :
  • White House

Amerika Serikat, VoxPop – Presiden Amerika Serikat, Donald Trump lagi-lagi membuat ulah. Kali ini Trump mengejek presiden Prancis, Emmanuel Macron saat berpidato dalam pertemuan Partai Republik di DPR. Dia mengejek Macron lewat sebuah mimik yang jarang dilakukannya.

img_title Trump Batalkan Rencana Serangan ke Iran

”Emmanuel, kalian tau Emmanuel Macron, Macron,” kata Trump dengan mimik mengejek, dikutup dari tayangan Instagram TRT World, Kamis 8 Januari 2025.

”Aku suka logat Prancis, Emanuel,” kata dia lebih lanjut dengan logat Prancisnya.

img_title Hamas Respons Pernyataan Trump: Tidak Ada Pelucutan Senjata Sebelum Israel Mundur dari Gaza

Lebih lanjut alam pidatonya di hadapan anggota parlemen, Trump mengklaim dirinya berhasil menekan Prancis agar menyetujui kenaikan harga obat hingga tiga kali lipat. Disebutnya dia juga memberikan ancaman akan menaikkan tarif impor atas seluruh produk Prancis yang masuk ke Amerika Serikat jika tak menyetujui usulan tersebut.

Melansir laman NDTV, Kamis 8 Januari 2026, Trump mengatakan bahwa Amerika telah memberikan subsidi layanan kesehatan global selama puluhan tahun. Ia juga mengklaim kebijakan ’Most Favoured Nation’ miliknya yang memaksa negara-negara lain untuk cepat patuh.

img_title Donald Trump Rilis Pernyataan Lengkap soal Klaim Hamas Sepakat Lucuti Senjata, Israel Masih Bungkam

Di hadapan para anggota parlemen Partai Republik, Trump menyebut dirinya pernah meminta Macron menaikkan harga obat resep karena, menurutnya, warga Amerika membayar hingga 14 kali lipat lebih mahal dibandingkan konsumen Prancis. Usulan itu, kata Trump, awalnya ditolak oleh Presiden Prancis.

Namun kemudian Trump mengaku memberikan ultimatum yang menyebut bahwa  Prancis harus menyetujui tuntutan Amerika Serikat atau menghadapi tarif sebesar 25 persen untuk seluruh produk Prancis, termasuk sampanye dan anggur. Ancaman tarif tersebut, menurut Trump, akhirnya membuat Macron menyerah.

“Emmanuel berkata kepada saya ‘Donalddd, kita sepakat. Saya akan menaikkan harga obat resep saya 200 persen atau berapa pun. Apa pun maumu, Donald, tolong jangan beri tahu rakyat, saya mohon’,” kata Trump menirukan Macron dengan nada mengejek.

Trump mengulang klaim itu dan menambahkan, “Setiap negara mengatakan hal yang sama.”

Menurut Trump, tarif yang ia ancamkan kepada Prancis nilainya 42 kali lebih mahal dibandingkan permintaannya. Setelah menyetujui tuntutan tersebut, Prancis disebut menaikkan harga obat dari 10 dolar per pil atau setara Rp 167.900 menjadi 30 dolar atau setara Rp 503.700. sementara harga obat di Amerika Serikat justru turun. Hingga kini, Macron maupun pemerintah Prancis belum memberikan tanggapan resmi atas pernyataan Trump tersebut.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut