Korut Gelar Pemilu Pertama Parlemen Sejak 2019

Bendera Korea Utara.
Sumber :
  • Pixabay

Pyongyang, VoxPop Korea Utara (Korut) menggelar pemilihan umum secara nasional guna memilih anggota parlemen formalitasnya untuk pertama kali sejak Maret 2019, dengan Pemimpin Tertinggi Kim Jong Un memberikan suara di tambang batu bara untuk menekankan pentingnya industri tersebut.

img_title Intelijen AS Sebut China 'Miliki' Data 220 Juta Pemilih Pemilu

Menurut kantor berita resmi Korean Central News Agency (KCNA), Senin, pemilu yang digelar pada Minggu 15 Maret itu diikuti oleh tingkat partisipasi pemilih mencapai 99,99 persen dan berlangsung hingga pukul 18.00 waktu setempat.

Masa jabatan anggota Majelis Rakyat Tertinggi di Korea Utara awalnya dijadwalkan berakhir pada tahun 2024. Namun, para pengamat meyakini masa jabatan itu akan diperpanjang karena adanya kongres partai penguasa yang berlangsung pada bulan lalu.

img_title Cegah Korupsi, KPK Usul Alat Peraga Kampanye Peserta Pemilu Dibiayai Pemerintah

Dalam kongres partai yang diadakan setiap lima tahun sekali itu, dilakukan pula perombakan sejumlah pejabat senior di mana beberapa anggota lama diganti dengan tokoh lebih muda.

Dengan adanya perubahan pada kepengurusan partai dalam kongres itu, maka pemilu ke-15 anggota parlemen kali ini juga diperkirakan akan lebih banyak anggota muda mendapatkan kursi di parlemen Korea Utara.

img_title China Bantah Tuduhan Trump soal Campuri Pemilu AS

Menurut laporan media pemerintah, Kim Jong Un memberikan suaranya di tambang Chonsong Youth Coal di Kota Sunchon, Provinsi Pyongan Selatan. Pemilihan lokasi tersebut dipilih sebagai cara untuk menegaskan pentingnya industri batu bara bagi perekonomian Korea Utara.

"Batu bara, seperti sebelumnya, adalah makanan bagi industri kita dan menjadi kekuatan pendorong bagi pembangunan ekonomi mandiri," kata Kim dalam pidatonya kepada para pekerja, seperti dikutip KCNA. (Ant)

Presiden RI Prabowo Subianto

Cerita Prabowo Diminta Presiden Korsel Buka Jalur Dialog dengan Korut

Menurut Prabowo, permintaan tersebut mencerminkan kepercayaan dunia terhadap Indonesia sebagai negara yang konsisten menjalankan politik luar negeri bebas aktif.

img_title
VoxPop.co.id
1 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut