Iran Tahan 500 Intel yang Beri Informasi Musuh untuk Lakukan Serangan

Ilustrasi intelijen.
Sumber :
  • Washington Examiner

Teheran, VoxPop Iran telah menahan 500 'mata-mata' atau intel yang bekerja untuk 'musuh' dan 'media anti-Iran', termasuk mereka yang memberikan data untuk serangan terhadap Iran, kata kepala keamanan Iran Ahmad Reza Radan, Minggu 15 Maret 2026.

img_title AS Kembali Serang Iran

"Iran telah menahan 500 mata-mata, yang mengirimkan informasi kepada musuh dan media anti-Iran," kata Radan seperti dikutip oleh kantor berita Fars.

Dia menambahkan bahwa 250 dari mereka yang ditahan memberikan informasi tentang serangan, dan "memiliki hubungan dengan kelompok-kelompok tertentu, serta berupaya mengganggu ketertiban umum."

img_title AS Kembali Serang Wilayah Iran dekat Perbatasan Irak

Iran telah menyerang wilayah Israel dan target militer Amerika Serikat (AS) di Timur Tengah sebagai balasan atas operasi militer gabungan yang diluncurkan oleh AS dan Israel pada 28 Februari.

Hari pertama aksi militer itu mengakibatkan Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei gugur, dan sebuah sekolah perempuan di Iran selatan juga porak-poranda setelah dibombardir pasukan AS.

img_title Trump: Peluang Kesepakatan dengan Iran Terbuka, AS Siap Bertindak Lagi jika Negosiasi Gagal

Iran memperkirakan jumlah korban tewas mencapai lebih dari 1.300 orang. (Ant)

Rudal Iran

Ekonom Sebut Serangan AS ke Iran Masih Jadi Sentimen Bagi Harga Minyak & Pergerakan Rupiah

Kepala Ekonom Permata Bank, Josua Pardede menyatakan, pergerakan rupiah memperoleh sentimen dari serangan militer AS terhadap Iran, yang menyebabkan kenaikan harga minyak

img_title
VoxPop.co.id
31 Juli 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut