Putin Diam-diam Evakuasi Mojtaba Khamenei ke Rusia dengan Penerbangan Rahasia

Mojtaba Hosseini Khamenei
Sumber :
  • NDTV

VoxPop – Pemimpin tertinggi Iran yang baru Mojtaba Khamenei dilaporkan telah terbang ke Moskow untuk menjalani operasi kaki yang "secara pribadi ditawarkan oleh Putin" setelah ia terluka dalam serangan udara gabungan Israel dan Amerika Serikat (AS). 

img_title Harga Emas Hari Ini 4 Agustus 2026: Produk Antam Melorot, Global Bervariasi

Mojtaba Khamenei dikabarkan terluka dalam serangan awal AS-Israel yang menargetkan Teheran pada 28 Februari. Hal ini terjadi setelah Donald Trump mengatakan pemimpin baru itu mungkin telah meninggal, karena belum terlihat sejak pengangkatannya.

"Saya tidak tahu apakah dia masih hidup. Sejauh ini, belum ada yang bisa menunjukkannya," kata Trump kepada NBC. "Saya mendengar dia sudah tidak hidup lagi, dan jika dia masih hidup, dia harus melakukan sesuatu yang sangat cerdas untuk negaranya, dan itu adalah menyerah."

img_title Bukan Iran, Trump Tegaskan Cuma AS yang Pungut Biaya di Selat Hormuz

Khamenei dilaporkan telah diterbangkan keluar dari Iran dan menjalani operasi yang "berhasil" di salah satu istana kepresidenan Putin, menurut surat kabar Kuwait Al-Jarida.

Karena parahnya luka-lukanya, Mojtaba Khamenei dilaporkan dirawat di rumah sakit spesialis yang difasilitasi Presiden Rusia Vladimir Putin, yang konon mengusulkan perawatan tersebut dalam sebuah panggilan telepon pada hari Kamis pekan lalu. Mojtaba Khamenei  diyakini telah dipindahkan ke Rusia pada malam yang sama.

img_title Harga Minyak Dunia Turun usai AS Lanjutkan Perundingan Damai dengan Iran

Al-Jarida, mengutip sumber Iran berpangkat tinggi pada 15 Maret 2026, melaporkan, "Mojtaba diam-diam dipindahkan ke Moskow untuk menjalani operasi karena alasan kesehatan dan keselamatan" dan menambahkan, "Ia telah berhasil menyelesaikan operasi dan saat ini sedang pulih di rumah sakit di dalam kompleks kepresidenan di Moskow."

Media melaporkan bahwa Presiden Rusia Vladimir Putin menelepon Presiden Iran Masoud Pezeshkian pada 12 Maret untuk secara langsung mengusulkan perawatan ini, dan malam itu, Mojtaba dipindahkan dengan pesawat militer Rusia didampingi oleh staf medis.

Diketahui bahwa otoritas intelijen Iran memilih untuk memindahkannya ke Rusia, karena percaya bahwa fasilitas medis domestik dapat menjadi sasaran karena Israel terus melakukan serangan udara yang ditujukan kepada pemimpin tertinggi.

Sementara itu, Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi mengklaim Khamenei "dalam keadaan sehat sepenuhnya dan sepenuhnya mengelola situasi."

Ada banyak spekulasi tentang kesehatan pemimpin tersebut dalam beberapa hari terakhir. Penilaian Israel menunjukkan bahwa ia terluka dalam serangan pembuka perang, yang menewaskan anggota keluarganya yang lain termasuk ayahnya, Ayatollah Ali Khamenei.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut