Iran Bongkar Klaim Sepihak Trump soal 'Dialog Produktif' dengan Teheran, Ini Tujuannya

Pemimpin Tertinggi Iran Baru, Mojtaba Khamenei
Sumber :
  • Reuters via NY Post

Jakarta, VoxPop – Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, mengklaim bahwa AS telah mengadakan diskusi "intens" dengan otoritas Iran, dan mengatakan bahwa "perubahan rezim" sedang terjadi di Iran.

img_title Ekonom Sebut Serangan AS ke Iran Masih Jadi Sentimen Bagi Harga Minyak & Pergerakan Rupiah

Merespons hal tersebut, seorang sumber Iran melalui kantor berita semi-resmi Mehr menegaskan bahwa klaim Trump tersebut sama sekali tidak benar.

Bantahan itu menegaskan bahwa "tidak ada dialog" antara Teheran dan Washington.

img_title GIIAS 2026, Pertamina Patra Niaga Beberkan Sederet Strategi Dorong Industri Otomotif Nasional

Sumber tersebut mengatakan komentar Trump adalah bagian dari upayanya "untuk menurunkan harga energi dan mengulur waktu untuk melaksanakan rencana militer".

Presiden AS Donald Trump (kiri), Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei (Kanan)

Photo :
  • NDTV
img_title AS Kembali Serang Iran

Sumber Iran tersebut mengakui bahwa negara-negara regional telah mengajukan inisiatif yang bertujuan untuk mengurangi ketegangan.

"Kami bukanlah pihak yang memulai perang ini, dan semua tuntutan tersebut harus diarahkan ke Washington," ujar sumber tersebut.

Trump pada Senin mengatakan bahwa dia telah memerintahkan penundaan selama lima hari untuk semua serangan terhadap pembangkit listrik dan infrastruktur energi Iran, dengan alasan pembicaraan yang "sangat baik dan produktif" dengan Teheran selama dua hari terakhir.

"Saya senang melaporkan bahwa Amerika Serikat dan Iran telah melakukan percakapan yang sangat baik dan produktif selama dua hari terakhir mengenai penyelesaian lengkap dan total permusuhan kita di Timur Tengah," kata Trump di platform media sosialnya, Truth Social.

Trump menambahkan bahwa berdasarkan "nada dan isi percakapan mendalam, terperinci, dan konstruktif ini, yang akan berlanjut sepanjang minggu," dia telah menginstruksikan Departemen Pertahanan untuk menunda semua serangan militer terhadap pembangkit listrik dan infrastruktur energi Iran selama lima hari.

Penundaan itu bergantung pada keberhasilan pertemuan dan diskusi yang sedang berlangsung, tambahnya.

Hal itu terjadi ketika eskalasi regional terus meningkat sejak AS dan Israel melancarkan serangan gabungan terhadap Iran pada 28 Februari, yang sejauh ini telah menewaskan lebih dari 1.340 orang, termasuk pemimpin tertinggi Iran saat itu, Ali Khamenei.

Teheran telah membalas dengan serangan drone dan rudal yang menargetkan Israel, bersama dengan Yordania, Irak, dan negara-negara Teluk yang menampung aset militer AS, menyebabkan korban jiwa dan kerusakan infrastruktur serta mengganggu pasar global dan penerbangan. (Ant).

Pertamina.

Terminal LPG Tanjung Sekong Jaga Pasokan 40 Persen Kebutuhan LPG Nasional

Terminal LPG Tanjung Sekong mulai beroperasi pada 2012 dan ditingkatkan menjadi Terminal LPG Refrigerated pada 2020. Fasilitas ini ada di atas lahan seluas 12,9 hektare.

img_title
VoxPop.co.id
31 Juli 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut