Trump Klaim Banyak Negara Bantu AS Cegah Iran Jual Minyak

Presiden AS Donald Trump memimpin pertemuan Board of Peace, Kamis 19/2
Sumber :
  • White House

VoxPop –Presiden Amerika Serikat, Donald Trump mengungkap bahwa sejumlah negara lain tengah bekerja sama dengan Amerika Serikat untuk mencegah Iran menjual minyaknya. Hal ini menyusul dengan blokade Selat Hormuz yang dilakukan militer AS mulai Senin pagi waktu setempat.

img_title Trump Batalkan Rencana Serangan ke Iran

“Banyak hal yang sangat baik sedang terjadi terkait Selat Hormuz,” ujar Trump kepada wartawan setibanya di Pangkalan Gabungan Andrews di Maryland dikutip dari laman Anadolu Agency, Senin 13 April 2026.

Terkait gencatan senjata di Iran, Trump mengklaim bahwa situasinya berjalan dengan baik. Dia juga menyinggung bahwa saat ini militer Iran sudah ’hancur’.

img_title AS Akan Berlakukan Deposit Visa hingga Rp360 Juta Bagi Warga 50 Negara, Indonesia Termasuk?

“Seluruh angkatan laut mereka ada di bawah air,” tambahnya.

Ia juga menegaskan bahwa blokade akan mulai berlaku keesokan paginya. Pihaknya juga telah melakukan sejumlah kerja sama dengan negara lain untuk mencegah Iran menjual minyak mereka.

img_title Putra Mahkota Arab Saudi Khawatir soal Rencana Serangan AS ke Iran

“Negara-negara lain bekerja agar Iran tidak bisa menjual minyaknya. Dan itu akan sangat efektif,” katanya.

Trump juga menyebut banyak kapal tanker kini mengubah rute untuk menghindari Selat Hormuz.

“Banyak kapal menuju negara kami untuk mengisi minyak, lalu pergi lagi. Jadi mereka tidak akan melewati Selat Hormuz,” ujarnya.

Trump juga sesumbar menyebut bahwa Amerika Serikat memiliki lebih banyak minyak dibanding Rusia dan Arab Saudi jika digabungkan, dan itulah alasan kapal-kapal tanker menuju AS untuk “mengisi penuh”.

Menurutnya, Iran saat ini sedang berada dalam kondisi sangat buruk dan sangat putus asa untuk mencapai kesepakatan.

Saat ditanya apakah Iran akan kembali ke meja perundingan, Trump mengaku tak memperdulikan hal tersebut.

“Saya tidak peduli mereka kembali atau tidak. Kalau mereka tidak kembali, saya baik-baik saja. Kemampuan produksi rudal dan drone mereka sebagian besar sudah lumpuh,” katanya mengenai kekuatan militer Iran, seraya mengklaim bahwa Teheran telah “mengingkari janji” terkait pembicaraan damai.

Delegasi Iran dan Amerika Serikat sebelumnya menyelesaikan perundingan selama 21 jam di Islamabad, Pakistan, pada Minggu pagi tanpa mencapai kesepakatan.

Lebih dari 3.000 orang dilaporkan tewas dalam serangan udara AS-Israel di Iran sejak 28 Februari. Iran kemudian melancarkan serangan balasan ke Israel, Irak, Yordania, dan negara-negara Teluk yang menjadi lokasi aset militer AS, sebelum akhirnya diumumkan gencatan senjata selama dua minggu.

Ilustrasi penembakan.

Penembakan di Restoran AS, Sejumlah Orang Dilaporkan Tewas

Beberapa orang dilaporkan tewas dan terluka dalam insiden penembakan di sebuah restoran di negara bagian Idaho, Amerika Serikat. Pelaku juga dilaporkan tewas.

img_title
VoxPop.co.id
2 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut