Iran Persilahkan Kapal Komersial Melintas Selama Pembukaan Selat Hormuz

Kapal tanker Yunani berhasil melewati Selat Hormuz
Sumber :
  • shipsnostalgia

Jakarta, VoxPop – Pemerintah Iran menegaskan bahwa dibukanya Selat Hormuz dilakukan untuk pelayaran komersial. Pembukaan dilakukan selama sisa masa gencatan senjata 10 hari di Lebanon yang menghentikan pertempuran antara Israel dan kelompok militan Hizbullah yang didukung Iran.

img_title Ekonom Sebut Serangan AS ke Iran Masih Jadi Sentimen Bagi Harga Minyak & Pergerakan Rupiah

Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menulis di platform media sosial X bahwa selat tersebut, yang merupakan jalur vital bagi transportasi minyak dan gas global, telah “dinyatakan sepenuhnya terbuka” melalui rute terkoordinasi yang sebelumnya diumumkan oleh pihak Iran.

Trump mengeklaim bahwa Iran telah sepakat untuk “tidak akan pernah” menutup jalur pelayaran penting itu lagi. “Selat itu tidak akan lagi digunakan sebagai senjata terhadap dunia,” tulisnya, seraya menambahkan bahwa Iran, dengan bantuan AS, sedang menyingkirkan ranjau laut di kawasan tersebut.

img_title Harga Minyak Dunia Turun usai Melonjak Imbas Konflik AS-Iran, Pasar Mulai Hitung Ulang Risiko Timur Tengah

Meski rincian pembukaan kembali selat itu masih belum jelas, kontrak berjangka utama minyak mentah AS turun lebih dari 10 persen hingga di bawah 90 dolar AS per barel (sekitar Rp154.241) setelah pernyataan menteri luar negeri Iran, yang disiarkan sehari setelah gencatan senjata yang didukung AS antara Israel dan Lebanon mulai berlaku.

Sebelumnya, sebagian besar Selat Hormuz diblokir oleh Iran sejak dimulainya serangan terhadap negara itu oleh AS dan Israel pada akhir Februari.

img_title AS Kembali Serang Iran

Ketua parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf, yang juga memimpin tim negosiasi negaranya, menyatakan bahwa klaim Presiden AS tidak akurat. “Presiden AS membuat tujuh klaim dalam satu jam, yang semuanya tidak benar,” katanya dalam unggahan di X.

Ia menegaskan bahwa selat tersebut tidak akan tetap terbuka jika blokade angkatan laut AS terus berlanjut. (Ant)

Teluk Persia

Turki Mau Bangun Jalur Baru Kurangi Ketergantungan Terhadap Selat Hormuz, Pakai Kereta Api

Turki targetkan penyelesaian proyek koridor transportasi baru yang menghubungkan Teluk Persia dengan Eropa via Irak dalam waktu 3 tahun sebagai alternatif selat hormuz.

img_title
VoxPop.co.id
31 Juli 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut