Trump Ancam Tingkatkan Aksi Militer di Selat Hormuz Jika Negosiasi dengan Iran Gagal

Presiden AS Donald Trump.
Sumber :
  • REUTERS/Jonathan Ernst

Jakarta, VoxPop – Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, memperingatkan bahwa pihaknya bisa meningkatkan operasi militer di Selat Hormuz, jika kesepakatan dengan Iran gagal tercapai.

img_title Ekonom Sebut Serangan AS ke Iran Masih Jadi Sentimen Bagi Harga Minyak & Pergerakan Rupiah

"Kita akan menempuh jalur berbeda jika semuanya tidak disepakati dan diselesaikan," kata Trump, dikutip Minggu, 10 Mei 2026.

Presiden AS, Donald Trump dan Pemimpin Tertinggi Iran, Mojtaba Khamenei

Photo :
  • NDTV
img_title Harga Minyak Dunia Turun usai Melonjak Imbas Konflik AS-Iran, Pasar Mulai Hitung Ulang Risiko Timur Tengah

Saat ditanya apakah AS akan kembali menjalankan operasi Project Freedom, Trump menjawab, "Saya rasa tidak," seraya menambahkan langkah tersebut masih mungkin dilakukan.

Trump mengatakan Pakistan, yang menjadi mediator perundingan AS-Iran meminta Amerika Serikat untuk tidak melanjutkan operasi militernya.

img_title AS Kembali Serang Iran

"Kita mungkin akan kembali ke Project Freedom jika semuanya tidak berjalan baik," ujarnya.

Dia menambahkan, operasi itu dapat berubah menjadi Project Freedom Plus, yang berarti operasi tersebut akan diperluas, meski ia tidak menjelaskan langkah tambahan yang dimaksud.

Diketahui, perundingan antara AS dan Iran bisa kembali digelar di ibu kota Pakistan, Islamabad, paling cepat pekan depan. Sejumlah sumber menyebut, kedua pihak bersama mediator berupaya merumuskan nota kesepahaman satu halaman berisi 14 poin, yang akan menetapkan kerangka perundingan selama sebulan untuk mengakhiri perang.

Rancangan dokumen itu akan mencakup pembahasan soal program nuklir Iran, meredakan ketegangan di Selat Hormuz, dan kemungkinan penyerahan cadangan uranium diperkaya milik Iran ke negara lain meski sejumlah isu utama belum terselesaikan.

Laporan itu menyebut, tingkat pengurangan sanksi terhadap Iran masih menjadi perdebatan dan berpotensi menghambat negosiasi.

Jika perundingan mencapai kemajuan, masa satu bulan awal tersebut bisa diperpanjang berdasarkan kesepakatan bersama. (Ant).

Teluk Persia

Turki Mau Bangun Jalur Baru Kurangi Ketergantungan Terhadap Selat Hormuz, Pakai Kereta Api

Turki targetkan penyelesaian proyek koridor transportasi baru yang menghubungkan Teluk Persia dengan Eropa via Irak dalam waktu 3 tahun sebagai alternatif selat hormuz.

img_title
VoxPop.co.id
31 Juli 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut