Gelombang Panas di Prancis Tewaskan 300 Orang, Lansia Jadi Korban Terbanyak

Gelombang panas.
Sumber :
  • AP (AP Photo/Michel Spingler)

Jakarta, VoxPop – Gelombang panas yang melanda Prancis pada Mei 2026 menyebabkan sekitar 300 kematian berlebih. Kelompok usia 75 tahun ke atas menjadi yang paling terdampak dengan sekitar 230 korban jiwa, atau meningkat 15 persen dibandingkan angka kematian yang diperkirakan pada kelompok umur tersebut.

img_title Zinedine Zidane Resmi Jadi Pelatih Timnas Prancis, Didier Deschamps Didepak usai Gagal Juara Piala Dunia 2026

Status siaga oranye diberlakukan oleh Meteo-France pada 26-30 Mei di sejumlah wilayah, meliputi Brittany, Ile-de-France, Normandia, Nouvelle-Aquitaine, dan Pays de la Loire.

Dalam rentang lima hari itu, angka kematian akibat semua penyebab (all-cause mortality) diperkirakan mencapai 13,9 persen di atas tingkat normal. Kenaikan tersebut berkontribusi terhadap sekitar 300 kematian berlebih.

img_title Bursa Transfer Real Madrid: Michael Olise Cari Rumah di Madrid, Jadi Pindah ke Los Blancos?

Perkiraan tersebut dirilis tiga pekan setelah gelombang panas berakhir dan disusun berdasarkan data awal angka kematian akibat semua penyebab yang tersedia hingga 23 Juni. Otoritas menyebut angka itu masih berpotensi mengalami perubahan.

Menurut otoritas kesehatan, gelombang panas datang lebih cepat dari biasanya dengan intensitas tinggi sehingga sebagian besar masyarakat belum sempat beradaptasi terhadap suhu ekstrem. Kondisi itu terjadi ketika aktivitas di sekolah maupun tempat kerja masih berlangsung.

img_title Kata Thomas Tuchel Usai Inggris Hancurkan Prancis di Piala Dunia 2026

Mereka juga mengingatkan bahwa gelombang panas yang semakin sering dan semakin parah akibat perubahan iklim membawa dampak nyata serta terukur terhadap kesehatan masyarakat. (ant)
 

Presiden FIFA Gianni Infantino serahkan trofi Piala Dunia kepada kapten Timnas Spanyol Rodri di hadapan Donald Trump

Spanyol, Inggris hingga Prancis Terancam Absen di Piala Dunia 2030, UEFA Ancam Boikot Kompetisi FIFA jika FFE Disetujui

Tim-tim elite Eropa seperti Spanyol, Inggris hingga Prancis terancam absen pada Piala Dunia 2030. Hal ini beriringan dengan boikot UEFA terhadap program FIFA.

img_title
VoxPop.co.id
31 Juli 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut