Kata Thomas Tuchel Usai Inggris Hancurkan Prancis di Piala Dunia 2026

Pelatih Timnas Inggris Thomas Tuchel
Sumber :
  • REUTERS/Paul Childs

VoxPop – Pelatih Timnas Inggris, Thomas Tuchel, melontarkan pujian setinggi langit kepada para pemainnya setelah sukses mengalahkan Prancis dalam laga perebutan tempat ketiga Piala Dunia 2026.

img_title AFC Nyatakan Solidaritas untuk UEFA dan CONCACAF, Tolak Rencana FIFA Jual Saham Piala Dunia

The Three Lions menutup turnamen dengan manis usai menang dramatis 6-4 atas Les Bleus dalam pertandingan penuh tensi yang digelar di Stadion Miami, Minggu, 19 Juli 2026 dini hari WIB.

Inggris sebenarnya tampil begitu dominan pada babak pertama. Anak asuh Tuchel mengamuk dengan mencetak empat gol tanpa balas, membuat banyak pihak yakin pertandingan akan berakhir mudah.

img_title Spanyol, Inggris hingga Prancis Terancam Absen di Piala Dunia 2030, UEFA Ancam Boikot Kompetisi FIFA jika FFE Disetujui

Namun situasi berubah drastis setelah turun minum. Prancis bangkit dan sempat memangkas ketertinggalan menjadi 3-4, memaksa Inggris bekerja ekstra keras untuk mengamankan kemenangan.

Beruntung, mental baja para pemain Inggris mampu meredam kebangkitan Prancis. The Three Lions akhirnya memastikan kemenangan 6-4 sekaligus merebut posisi ketiga di Piala Dunia 2026.

img_title Erick Thohir Dukung Rencana Kontroversial FIFA, Indonesia Berpotensi Raup Rp650 Miliar

Tuchel mengaku lega sekaligus bangga melihat perjuangan anak asuhnya.

"Kami menjalani babak pertama yang luar biasa, kemudian babak kedua berlangsung penuh gejolak," ujar Tuchel kepada BBC.

Pelatih asal Jerman itu mengungkapkan, sebelum pertandingan dirinya sempat dihantui kekhawatiran soal kondisi fisik para pemain Inggris.

Menurut Tuchel, timnya berada dalam situasi yang tidak menguntungkan karena memiliki waktu pemulihan lebih singkat dibandingkan Prancis usai laga semifinal.

"Anda bisa melihat perbedaan yang dihasilkan hanya dari satu hari tambahan untuk pemulihan. Kami benar-benar sangat lelah setelah menjalani beberapa pekan yang berat," katanya.

Tak hanya itu, Inggris juga harus menghadapi cuaca panas dan kondisi stadion yang berada di dataran tinggi. Faktor tersebut membuat beban fisik para pemain semakin berat.

"Kami bermain dalam cuaca panas dan di tempat dengan ketinggian tertentu. Pada babak kedua terlihat para pemain mulai mengalami kram dan kelelahan," ungkap Tuchel.

Meski demikian, mantan pelatih Chelsea itu menegaskan dirinya sama sekali tidak pernah meragukan mentalitas skuad Inggris.

Baginya, semangat juang para pemain menjadi kunci utama kemenangan atas Prancis.

"Saya tidak pernah mengkhawatirkan mentalitas mereka. Tim ini telah menciptakan sesuatu yang sangat spesial dan mereka menunjukkannya lagi hari ini," tegas Tuchel.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut