Donald Trump Tegaskan Gencatan Senjata dengan Iran Sudah Berakhir, Singgung Serangan Balasan di Timur Tengah

Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan Presiden FIFA Gianni Infantino
Sumber :
  • REUTERS/Mandel Ngan

Jakarta, VoxPop – Presiden Amerika Serikat Donald Trump menegaskan bahwa gencatan senjata dengan Iran telah berakhir. Pernyataan tersebut disampaikan di tengah meningkatnya eskalasi konflik setelah Amerika Serikat melancarkan serangan militer terhadap sejumlah target di Iran yang kemudian dibalas Teheran dengan menyerang fasilitas militer AS di kawasan Teluk.

img_title Turki Mau Bangun Jalur Baru Kurangi Ketergantungan Terhadap Selat Hormuz, Pakai Kereta Api

Trump menyampaikan pernyataan itu saat menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) NATO di Ankara, Turki, pada Rabu, 8 Juli 2026.

Ketika ditanya mengenai status gencatan senjata dengan Iran, Trump menegaskan bahwa kesepakatan tersebut sudah tidak berlaku lagi.

img_title Hamas Respons Pernyataan Trump: Tidak Ada Pelucutan Senjata Sebelum Israel Mundur dari Gaza

"Sejauh yang saya ketahui, ini sudah berakhir," kata Trump.

Ia juga melontarkan kritik terhadap hubungan dengan Iran.

img_title Donald Trump Rilis Pernyataan Lengkap soal Klaim Hamas Sepakat Lucuti Senjata, Israel Masih Bungkam

"Hanya membuang waktu berurusan dengan mereka," ujarnya.

Pernyataan tersebut muncul setelah kedua negara kembali saling melancarkan aksi militer yang memperburuk situasi keamanan di kawasan Timur Tengah.

AS Serang Puluhan Target Militer Iran

Sebelum pernyataan Trump disampaikan, militer Amerika Serikat mengumumkan telah menyelesaikan operasi militer terbaru yang menyasar berbagai aset strategis milik Iran.

Serangan itu disebut sebagai respons atas aksi Iran yang sebelumnya menargetkan kapal-kapal komersial di Selat Hormuz.

Komando Pusat Amerika Serikat (CENTCOM), yang bertanggung jawab atas operasi militer AS di Timur Tengah, menyatakan bahwa pasukannya menghantam lebih dari 80 target yang berkaitan dengan Iran.

Target operasi tersebut meliputi:

  • Sistem pertahanan udara Iran.
  • Lokasi peluncuran rudal.
  • Jaringan komando dan kendali.
  • Radar pesisir.
  • Kemampuan rudal anti-kapal.

Lebih dari 60 kapal kecil milik Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) di dalam maupun sekitar Selat Hormuz.

Dalam pernyataannya melalui media sosial X, CENTCOM menyebut operasi tersebut sebagai respons langsung terhadap serangan Iran terhadap kapal-kapal komersial yang melintasi jalur pelayaran internasional di Selat Hormuz.

Militer AS juga menggambarkan operasi tersebut sebagai "serangan dahsyat terhadap Iran untuk memberikan dampak berat" atas tindakan yang dinilai mengancam keamanan pelayaran internasional.

Iran Balas Serang Pangkalan Militer AS

Tak lama setelah serangan Amerika Serikat, Iran melancarkan serangan balasan melalui Korps Garda Revolusi Islam (IRGC).

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut