Baru Dilantik, PM Inggris Andy Burnham Telepon Donald Trump Bahas Selat Hormuz

Andy Burnham
Sumber :
  • Reuters

Jakarta, VoxPop – Perdana Menteri (PM) Inggris Andy Burnham melakukan menelepon Presiden Amerika (AS) Serikat Donald Trump pada Senin 20 Juli 2026 waktu setempat. Percakapan itu menjadi komunikasi resmi pertama Burnham dengan pemimpin negara lain sejak menjabat sebagai perdana menteri.

img_title Hamas Respons Pernyataan Trump: Tidak Ada Pelucutan Senjata Sebelum Israel Mundur dari Gaza

Kantor Perdana Menteri Inggris menyebut salah satu topik utama yang dibahas adalah situasi keamanan di sekitar Selat Hormuz.

Sebelumnya pada hari yang sama, Raja Charles III secara resmi menerima pengunduran diri Keir Starmer dan melantik Burnham sebagai Perdana Menteri Inggris.

img_title Donald Trump Rilis Pernyataan Lengkap soal Klaim Hamas Sepakat Lucuti Senjata, Israel Masih Bungkam

Dalam percakapan tersebut, Burnham lebih dulu menyampaikan ucapan selamat kepada Trump atas suksesnya penyelenggaraan Piala Dunia FIFA.

"Perdana Menteri menguraikan komitmen Inggris untuk mengamankan pergerakan kapal di Selat Hormuz," demikian pernyataan Kantor Perdana Menteri Inggris.

img_title Trump Umumkan Kesepakatan Pelucutan Senjata Hamas di Gaza

Selain membahas keamanan maritim, Burnham menegaskan komitmen Inggris untuk mendukung negara-negara sekutu. Ia juga memaparkan agenda pemerintahannya serta mengundang Trump menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 yang dijadwalkan berlangsung di Manchester pada tahun depan.

Usai berbicara dengan Trump, Burnham melanjutkan komunikasi internasionalnya dengan melakukan panggilan telepon kepada Presiden Ukraina Vladimir Zelenskyy, sebagaimana disampaikan Kantor Perdana Menteri Inggris.

Presiden FIFA Gianni Infantino serahkan trofi Piala Dunia kepada kapten Timnas Spanyol Rodri di hadapan Donald Trump

Spanyol, Inggris hingga Prancis Terancam Absen di Piala Dunia 2030, UEFA Ancam Boikot Kompetisi FIFA jika FFE Disetujui

Tim-tim elite Eropa seperti Spanyol, Inggris hingga Prancis terancam absen pada Piala Dunia 2030. Hal ini beriringan dengan boikot UEFA terhadap program FIFA.

img_title
VoxPop.co.id
31 Juli 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut