AS Klaim Kesepakatan Pembukaan Selat Hormuz dengan Iran Bisa Tercapai Besok, Harga Energi Diprediksi Stabil

Presiden AS Donald Trump di Gedung Putih
Sumber :
  • White House

Ia menegaskan keputusan tersebut diambil setelah menerima permintaan dari sejumlah sekutu Amerika Serikat di kawasan Timur Tengah.

img_title Trump Batalkan Rencana Serangan ke Iran

Menurut Trump, kerangka pembahasan yang sedang berlangsung mencakup pembukaan penuh Selat Hormuz serta penghapusan ancaman nuklir oleh Iran.

"Berdasarkan permintaan tersebut, saya setuju membatalkan serangan demi masa depan dunia dan demi kelangsungan Iran yang sukses dan makmur, selama kesepakatan dapat segera dicapai," ujar Trump.

img_title AS Akan Berlakukan Deposit Visa hingga Rp360 Juta Bagi Warga 50 Negara, Indonesia Termasuk?

Meski membatalkan rencana serangan, Trump menegaskan tekanan terhadap Teheran tetap akan berlanjut hingga tercapai "kesepakatan atau penyerahan total".

Iran Bantah Sedang Bernegosiasi

img_title Putra Mahkota Arab Saudi Khawatir soal Rencana Serangan AS ke Iran

Di sisi lain, Kementerian Luar Negeri Iran membantah adanya proses negosiasi dengan pemerintah Amerika Serikat sebagaimana disampaikan oleh Washington.

Pernyataan itu muncul ketika situasi keamanan di Selat Hormuz masih menjadi sorotan setelah sebuah proyektil tak dikenal menghantam kapal kargo di jalur pelayaran tersebut.

Insiden tersebut kembali meningkatkan kekhawatiran terhadap keamanan salah satu jalur distribusi minyak dan energi paling penting di dunia.

Meski demikian, pemerintah Amerika Serikat tetap menyampaikan optimisme bahwa kesepakatan mengenai pembukaan kembali Selat Hormuz dapat segera tercapai dan diharapkan mampu mengurangi ketegangan sekaligus menjaga stabilitas pasar energi global.

Militer Denmark di Greenland

Denmark Kirim Ratusan Tentara Wajib Militer ke Greenland

Hal itu dilakukan di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik serta pernyataan Presiden AS Donald Trump yang ingin menjadikan Greenland bagian dari AS.

img_title
VoxPop.co.id
4 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut