Ditipu Makelar, Ibu-Anak di Sidoarjo Kehilangan Tanah Senilai Rp225 M

Konferensi pers kasus penipuan jual beli tanah di Markas Polda Jatim di Surabaya
Sumber :
  • VoxPop/Nur Faishal

Tersangka memenuhi itu. Namun, ternyata, sertifikat yang dikembalikan tersangka adalah palsu. Sementara itu, yang asli sudah beralih atas nama orang lain.

img_title Pelaku Kasus Penipuan Berkedok Investasi Senilai Rp 7,8 Miliar Diringkus

Korban pun mengalami kerugian ratusan miliar, tersangka justru sempat menikmati hasil tipu-tipunya. Dari duit Rp43,7 miliar hasil menjual tanah korban, tersangka membeli sejumlah barang mewah, di antaranya satu unit mobil Jeep Wrangler Robicon keluaran 2014 dan Toyota Fortuner VRZ. Tersangka juga mengoleksi sejumlah barang antik seperti senjata kuno senilai ratusan juta rupiah.

Tersangka juga membeli satu bidang tanah dan bangunan di Jalan A Yani Surabaya, dan dua bidang tanah serta bangunan masing-masing di Pepelegi dan Punggul, Sidoarjo. Semua barang dan benda berharga itu sudah disita polisi sebagai barang bukti. Selain itu, penyidik menyita duit dari tersangka sebesar Rp1,5 miliar, duit asing US$100, ribuan lembar duit diduga palsu, dan empat unit sepeda motor.

img_title Pastikan Berkomunikasi Lewat Kanal Resmi, Bank bjb Imbau Nasabah Untuk Tetap Waspadai Modus Penipuan Digital

Tersangka AW mengakui perbuatannya dan sudah beraksi sejak 2013. Ia juga mengakui bahwa saat beraksi mengaku-aku sebagai makelar atau perantara jual beli tanah.

Namun, ia mengklaim korbannya baru satu. Atas perbuatannya, tersangka dijerat banyak pasal, yakni penipuan dan penggelapan, pemalsuan akta autentik, dan terkait uang palsu yang ia simpan.

img_title Mentan Amran Blak-blakan soal Isu Pembelian Tanah Warga Papua Rp 100 Ribu per Hektare

Baca juga: Sejoli Mesum di Halte Senen Ditangkap Polisi, Statusnya Tersangka

Menteri ATR/BPN sekaligus tokoh Nahdlatul Ulama (NU), Nusron Wahid (kanan) dan Mensesneg Prasetyo Hadi (kiri)

Menteri Nusron Umumkan Balik Nama Surat Tanah Cuma 10 Hari Mulai Tanggal Segini

Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid menargetkan untuk dapat mempercepat pelayanan pertanahan kepada masyarakat.

img_title
VoxPop.co.id
5 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut