Polisi Pastikan Mayat Perempuan Ditemukan di Petojo Korban Pembunuhan

Ilustrasi penemuan mayat.
Sumber :
  • Zahrul Darmawan

VoxPop – Polisi memastikan mayat perempuan yang ditemukan di halaman belakang rumah warga di kawasan Petojo, Cideng, Gambir, Jakarta Pusat pada Jumat, 23 April 2021 lalu, merupakan korban pembunuhan.

img_title Kebakaran Hebat Landa Ruko Central Cikini, 20 Mobil Damkar Dikerahkan

Tim Kepolisian dari Polsek Metro Gambir juga telah mengamankan terduga pelaku pembunuhan tersebut.

"Iya, sudah (diamankan)," kata Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Metro Gambir AKBP Kade Budiyarta saat dikonfirmasi Antara di Jakarta, Senin, 26 April 2021.

img_title Ini Tampang Saepul! Pelaku Mutilasi Sadis di Depok yang Buang Jasad Korban ke Dalam Karung

Namun demikian, ia enggan merinci terkait identitas terduga pembunuhan tersebut, beserta motif pelaku.

Pihaknya memastikan akan menggelar konferensi pers untuk mengungkap kasus pembunuhan itu. "Nanti ada rilisnya, jam 2 siang rencana," kata Budiyarta.

img_title Kronologi Penemuan Mayat dalam Karung di Depok, Dikira Sampah hingga Polisi Lakukan Autopsi

Sebelumnya diberitakan, mayat seorang perempuan tanpa identitas telah membusuk di belakang rumah seorang warga di kawasan Petojo, Cideng, Gambir.

Dari hasil laporan, mayat perempuan yang membusuk itu ditemukan sekitar pukul 10.30 WIB dengan lokasi TKP di Jalan Petojo VIY 6 No.4 RT 02/06 Kelurahan Cideng, Gambir, Jakarta Pusat.

Berdasarkan penuturan saksi bernama Joko Mulyono (42) yang juga petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU), ia diminta oleh Jon, seorang warga yang tinggal di belakang rumah Cristin, untuk menebang pohon dikarenakan daunnya sudah rimbun.

Kemudian, Joko meminta izin kepada Cristin, sang pemilik rumah untuk menebang pohon yang berada di belakang rumahnya.

Cristin pun mempersilakan masuk agar Joko bisa menebang pohon. Namun pada saat Joko menebang pohon, ia mencium bau bangkai yang menyengat. Tidak lama kemudian, Joko melihat sepasang kaki yang tergeletak di tanah.

Melihat ada kaki yang tergeletak, ia pun berteriak dan memberi tahu kepada pemilik rumah dan warga sekitar bahwa ada sesosok mayat di belakang rumah Cristin. (ANT)
 

Direktur Pengendalian Perhutanan Sosial Kemenhut Marcus Octavianus Susatyo (tengah)

Indonesia Dorong Negara ASEAN Perkuat Hak Kelola Hutan untuk Masyarakat

Kemenhut dorong penguatan tata kelola perhutanan sosial di ASEAN sebagai upaya perkuat kepastian tenurial sekaligus meningkatkan peran masyarakat dalam pengelolaan hutan.

img_title
VoxPop.co.id
5 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut