Fakta-fakta Wanita Bercadar Pamer Kelamin di Ciwidey, Ternyata Sengaja Direkam dan Dijual
- VoxPop.co.id/Adi Suparman
VoxPop Kriminal – Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polresta Bandung berhasil mengungkap dan menangkap wanita bercadar yang viral di media sosial beberapa waktu lalu.
Kapolresta Bandung Kombes Pol Kusworo Wibowo mengatakan, pelaku wanita bercadar itu teridentifikasi berinisial DM (27), warga Babakan Ciparay, Kota Bandung. Berikut telah kami rangkum beberapa fakta terkait penangkapannya.
Ditangkap bersama sang suami
Polresta Bandung menangkap pasutri terkait video porno di kebuh teh Ciwidey
- tvOne/Suhendar
Diketahui jika DM ditangkap bersama sang suami karena membuat video pornografi di area perkebunan the di daerah Ciwidey, Kabupaten Bandung.
“Video viral perempuan yang menggunakan jilbab dan bercadar kemudian mempertontonkan daerah feminimnya di kebun teh Ciwidey terjadi pada bulan Mei awal 2023, kemudian kami mendapatkan informasi tersebut dan kami melakukan penyelidikan,” kata Kombes Kusworo saat menggelar konferensi pers di Mapolresta Bandung, Senin, 22 Mei 2023.
Video pamer kelamin sengaja dijual ke anak dibawah umur
Berdasarkan hasil penyelidikan Polresta Bandung, kasus ini terungkap bahwa video asusila ini diperjualkan di media sosial. Video tersebut dijual ke anak di bawah umur.
“Kami runtut sampai dengan kami dapatkan akun dari si penjual belikan. Adapun yang memperjualbelikan itu adalah masih anak dibawah umur usianya masih 17 tahun,” jelasnya.
Wanita bercadar disuruh sang suami lakukan adegan tak senonoh
Wanita bercadar pamer alat kelamin di area kebun teh Ciwidey Bandung
- Ist
Polisi menyebut bahwa wanita yang memamerkan kelaminnya itu di suruh oleh sang suami. Adegan buang air kecil itu kemudian divideokan.
“Pada saat itu kami mendapatkan informasi bahwa wanita ini diminta oleh suaminya untuk melakukan perbuatan tersebut agar melakukan buang air kecil kemudian agar jarinya berada di kemaluannya, kemudian divideokan oleh suaminya,” ujar Kusworo.
Ada 4 video
Awalnya video tersebut dibuat hanya untuk pribadi pada tahun 2022. Satu bulan setelahnya sang suami membuat akun Twitter yang kemudian berniat menjual video istrinya yang sedang kencing tersebut.
“Tujuan awalnya adalah untuk konsumsi pribadi atau untuk koleksi pribadi si suami itu pada bulan juni 2022. Selang satu bulan, bulan Juli 2022 sang suami inisial RM ini membuat akun twitter, membuat akun medsos yang sifatnya untuk memperjualbelikan video tadi tanpa seijin istrinya,” sambungnya.
