Mahasiswa di Malang Babak Belur Diduga Dikeroyok Seniornya, Korban Malah jadi Tersangka

Ilustrasi aksi bullying atau penganiayaan.
Sumber :
  • www.pixabay.com/bykst

"Saat terjadi pengeroyokan terindikasi anak saya luka-luka. Ada geser tulang di bagian pundak. Bagian bahu juga tulangnya bergeser," tuturnya.

img_title Kemenhut Limpahkan Tersangka Pembalakan Liar di Solok, 152 Batang Kayu dan 3 Alat Berat Disita

Dia juga bilang anaknya alami luka lebam di dada karena tendangan pelaku.

Terus juga ada luka lebam di dada. Karena di tendang ya. Karena saat itu posisi anak kami adalah dijatuhkan di trotoar lalu dihajar ramai-ramai kurang lebih 9 orang," tutur Aisyah.

img_title Kawal Kasus Main Hakim Sendiri di Tabanan, KemenHAM Dorong Penyelesaian Konflik Berbasis Prinsip HAM

Dugaan pengeroyokan terjadi di sekitar kawasan Jalan Bandung, Kota Malang. Menurut dia, diduga motifnya karena cekcok.

Aisyah menyampaikan putranya yang berstatus mahasiswa baru alias maba belum begitu paham tentang kultur Malang. Sebab, HAD dan keluarga berasal dari Jakarta.

img_title Trump Kaji Pungut Rp 1,8 Miliar Buat Mahasiswa Asing yang Ingin Bekerja di AS usai Lulus Kuliah

"Habis cekcok mulut. Jadi, posisinya anak saya ini kan dua minggu di Malang, masih mahasiswa baru di UB. Mungkin belum tahu kondisi di sana," tuturnya.

"Belum dua Minggu di Malang cekcok dengan kakak tingkatnya juga. Dan akhirnya tiba-tiba anak kami dikeroyok," kata Aisyah.

Pelaku pembunuhan disertai mutilasi yang menggemparkan warga Pancoran Mas, Kota Depok

Tukang Piscok Gay Pelaku Mutilasi di Depok Blak-blakan: Jasad Dipotong karena Susah Dibawa

Pengakuan mengejutkan disampaikan Saepul alias Saepullah (26), tersangka pembunuhan disertai mutilasi terhadap Kunaefi (51) di Depok, Jawa Barat (Jabar).

img_title
VoxPop.co.id
6 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut