Melawan Petugas saat Ditangkap, Kurir Ganja di Madina Tewas Tertembak di Pantat

Polres Madina saat memberikan keterangan pers pengungkapan ganja 14 kilogram.(istimewa/VoxPop)
Sumber :
  • VoxPop.co.id/B.S. Putra (Medan)

Madina  – Melawan petugas kepolisian saat ditangkap, kurir ganja seberat 14 kilogram, berinsial PH (20) tewas tertembak petugas kepolisian Satuan Narkoba Polres Mandailing Natal (Madina). Pelaku tertembak di bagian pantatnya.

img_title Jadi Tersangka, Begini Pengakuan Wanita 45 Tahun di Ciamis yang Sebar Ajakan Demo Jelang 17 Agustus

"Pada saat anggota hendak mengamankan PH, dia melawan anggota menggunakan pisau," ucap Kepala Satuan Narkoba Polres Madina, AKP Irwan, dalam keterangannya, Rabu 31 Januari 2024.

Irwan menjelaskan penangkapan PH berawal informasi didapatkan Polres Madina atas transaksi ganja tersebut, di Jalan Umum Desa Maga Lombang, Kecamatan Lembah Sorik Marapi, Jumat 26 Januari 2024, lalu.

img_title Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan Narkoba di Bandara Soetta yang Dibawa 3 Wanita dari Malaysia

Kemudian, petugas kepolisian mendatangi lokasi dan ditemukan PH sedang mengendarai sepeda motor berboncengan dengan temannya, dengan membawa ganja sebanyak 15 bal dengan bruto 14 kilogram. 

Ilustrasi aksi penembakan.

Photo :
  • ANTARA/Andika Wahyu
img_title Kasus SPG Direkam Diam-diam Jadi Konten Berbuntut Panjang, Polisi Mulai Selidiki

Terjadi kejar-kejaran antara petugas dengan pelaku. PH berada di boncengan mengeluarkan pisau dan mengarahkan kepada petugas kepolisian. Merasa terancam polisi memberikan tembakan ke atas. 

Namun, para pelaku menghiraukan peringatan dari petugas kepolisian. Akhirnya, polisi menembak PH terkena di bagian pantatnya dan terjatuh. Sedangkan, rekan PH berhasil melahirkan diri.

Akibat kejadian itu, salah seorang anggota polisi mengalami luka robek pada bagian lengan hingga harus mendapatkan perawatan di RSUD Panyabungan.

"Jadi, saat pengamanan, posisi mobil anggota dengan sepeda motor yang ditumpangi PH, beriringan. Di situlah terjadi perlawanan, PH ambil pisau dan mengarahkan ke anggota. Makanya, dilakukan tindakan tegas terukur mengenai bokong hingga menyebabkan PH meninggal dunia di rumah sakit saat kita bawa berobat," ucap Irwan.

Irwan mengungkapkan pihaknya, tengah memburuh rekan PH, yang sudah diketahui identitasnya dan melakukan penyidikan untuk mengungkapkan jaringan ganja, dari PH itu. 

"Kita akan terus mengejar rekan PH yang melarikan diri. Saat ini, sedang kita sudah kantongi identitasnya," kata Irwan.

MSBO, seorang kopilot WN Malaysia yang ditangkap atas dugaan menjadi kurir ekstasi 25 kilogram menuju Indonesia

Cegah Kasus Kopilot Selundupkan Ekstasi Terulang, Malaysia Tugaskan Polisi di Bandara

Malaysia mempertimbangkan untuk menugaskan kepolisian di dalam area bandara untuk mencegah praktik penyelundupan narkoba seperti kasus kopilot bawa ekstasi ke Indonesia

img_title
VoxPop.co.id
5 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut