5 Bocah SMP Gagal Demo Presiden, Keburu Diamankan Polisi di Truk

Anak-anak SMP mau demo Presiden berhasil diamankan polisi
Sumber :
  • VoxPop/Zahrul Darmawan

VoxPop – Polisi di Depok kembali berhasil mengamankan sejumlah remaja usia pelajar yang hendak mengikuti aksi unjuk rasa di Istana Merdeka Jakarta pada Selasa 20 Oktober 2020. Mereka diamankan ketika bersembunyi di dalam truk yang melintas di Jalan Raya Bogor, wilayah Depok.

img_title Perempuan di Ciamis Sebarkan Hoaks Ajakan Demo Jelang HUT ke-81 RI, Apa Motifnya?

Kapolsek Sukmajaya Ajun Komisaris Polisi Ibrahim Sadjab menuturkan, dari hasil pemeriksaan, tercatat ada lima anak yang diamankan. Mereka kepergok berada di dalam truk yang melintas di dekat pintu Tol Cijago.   

“Setelah kami periksa ternyata mereka masih berstatus SMP artinya masih di bawah umur. Ada lima anak yang kami temukan,” katanya.

img_title Polisi Tangkap Wanita 45 Tahun di Ciamis Jabar, Diduga Sebar Ajakan Demo Jelang 17 Agustus

Kepada petugas, sejumlah anak baru gede (ABG) ini pun mengaku ingin ikut aksi unjuk rasa di Jakarta. Seperti sebelumnya, anak-anak ini pun tak tahu latar belakang aksi tersebut.

Baca juga: Eks Danjen Kopassus Soenarko Diperiksa Bareskrim, Kasus Senjata Ilegal

img_title Awas Macet, Ada Dua Aksi Demo di Jakarta Hari Ini Senin 3 Agustus 2026, Hindari Kawasan Ini

Usut punya usut, sejumlah anak tersebut ternyata berasal dari Ciampea, Kabupaten Bogor.

“Ya mereka ngakunya ingin ikut aksi unjuk rasa di Jakarta. Nah, anak-anak ini berangkat dari Ciampea, Bogor. Numpang-numpang truk,” ujarnya

Guna penanganan lebih lanjut, sejumlah remaja itu pun akhirnya dibawa ke Polsek Sukmajaya. Mereka akan menjalani pembinaan sebelum akhirnya diserahkan pada keluarga masing-masing.

“Terkait penanganan seperti biasa, kita lakukan sidik jari dan kita koordinasi dengan tenaga kesehatan untuk dilakukan pemeriksaan rapid test COVID-19,” lanjut Kapolsek. (ren)

Menkomdigi Meutya Hafid.

Meutya Hafid Bantah Pemerintah Larang Media untuk Liput Demo, Begini Penjelasannya

Menkomdigi Meutya Hafid menyatakan pemerintah tidak pernah membatasi media massa untuk meliput dan mewartakan aksi demonstrasi yang terjadi di Indonesia.

img_title
VoxPop.co.id
3 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut