Bawa Pistol Mainan, Remaja Diamankan di Sekitar Kedubes Prancis

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Heru Novianto.
Sumber :
  • VoxPop/Willibrodus

VoxPop – Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Heru Novianto mengatakan, dalam aksi demonstrasi yang berlangsung hari ini, polisi mengamankan sejumlah remaja di sekitaran Kedutaan Besar Prancis. Setelah diperiksa, salah satu remaja yang diamankan ini membawa satu pucuk pistol mainan. 

img_title Perempuan di Ciamis Sebarkan Hoaks Ajakan Demo Jelang HUT ke-81 RI, Apa Motifnya?

"Tadi yang di Kedutaan Prancis ada beberapa orang yang kami amankan. Beberapa yang kita cek, memang dia dari buruh bukan, ormas bukan. Tapi intinya kita scanning karena tadi ada yang bawa pistol mainan. Memang mainan, tapi kan enggak pada tempatnya dibawa ke tempat aksi seperti ini," kata Heru, Senin 2 November 2020.

Heru menambahkan, aksi hari ini yang berlangsung di patung kuda oleh massa buruh dan di Jalan MH Thamrin oleh massa FPI ini berlangsung tertib. "Aksi hari ini buruh cukup tertib ya. Mereka cukup komit, rapi, bahkan mereka mengikuti aturan yang ada. Alhamdulillah aksi hari ini berjalan dengan baik," tuturnya. 

img_title Awas Macet, Ada Dua Aksi Demo di Jakarta Hari Ini Senin 3 Agustus 2026, Hindari Kawasan Ini

Baca juga: Bursa Calon Ketum PPP, dari Khofifah hingga Sandiaga Uno

Namun, dia menjelaskan, mereka yang diamankan oleh aparat kepolisian rata-rata merupakan remaja. Remaja yang diamankan ini berjumlah 10 orang. 

img_title Prancis Tolak Spanyol Keluar dari Perjanjian Schengen, Ini Alasannya!

"Tadi ada 10 orang yang kami amankan. Rata-rata mereka pelajar, karena di bawah usia 17 tahun semua," kata Heru. 

Para remaja ini telah dibawa oleh aparat untuk diperiksa. Remaja-remaja ini dibawa ke Polres Metro Jakarta Pusat. 

Massa dari Front Pembela Islam (FPI) dan Persaudaraan Alumni 212 melakukan aksi demo mengecam Presiden Prancis Emmanuel Macron. Demo dilakukan di gedung Kedutaan Besar Prancis, Jakarta Pusat.

Pantauan VoxPop di lokasi, terlihat sejumlah gambar foto Macron ditebar di jalan dan dibiarkan dilindas mobil. Foto itu pun diinjak pejalan kaki dan kendaraan roda empat yang sedang melintas. 

Foto-foto tersebut sengaja diletakkan di Jalan MH Thamrin, tepatnya di depan gedung Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu).

"Tidak ada tempat bagi seorang penista Nabi. Presiden Prancis Macron telah menista agama Islam di seluruh dunia," kata seorang orator di atas mobil komando di lokasi unjuk rasa.

Menko Polkam Djamari Chaniago (tengah) di Kantor Kemenko Polkam

Menko Polkam Sebut Video Demo di Medsos Hoaks: Mungkin Terjadi Pada Masa Lalu

Menko Polkam Djamari Chaniago mengatakan video aksi demonstrasi yang ramai beredar di media sosial tidak mencerminkan kondisi aktual yang terjadi di Indonesia.

img_title
VoxPop.co.id
5 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut