Aksi Kompol Beddy Evakuasi Balita yang Dibawa Demo di Gedung KPK

Kapolsek Setiabudi Kompol Beddy Suwendi menurunkan balita saat aksi di KPK
Sumber :
  • VoxPop/Vicky Fajri

VoxPop – Aksi unjuk rasa atau demo berlangsung di depan Gedung KPK RI, Jalan Persada Kuningan, Setiabudi, Jakarta Selatan, Kamis siang, 18 November 2021.

img_title Polisi Tangkap Wanita 45 Tahun di Ciamis Jabar, Diduga Sebar Ajakan Demo Jelang 17 Agustus

Kapolsek Metro Setiabudi, Kompol Beddy Suwendi turun langsung melakukan pengamanan. Saat unjuk rasa berlangsung, pengamatan Beddy tertuju pada sebuah mobil komando. Ternyata, didapati ada beberapa balita yang ikut di dalam mobil komando tersebut.

"Tadi ada tujuh orang orang anak-anak ikut aksi di KPK,” kata Beddy ketika dikonfirmasi, Kamis, 18 November 2021.

img_title Awas Macet, Ada Dua Aksi Demo di Jakarta Hari Ini Senin 3 Agustus 2026, Hindari Kawasan Ini

Mendapati hal itu, sontak Beddy pun langsung menghampiri mobil komando tersebut dan menurunkan anak-anak balita. Mengingat,keterlibatan anak-anak dalam aksi unjuk rasa ungkap Beddy dilarang dalam undang-undang.

“Balita semua masih pada kecil-kecil semua saya turunin dari mobil komando," terang Beddy.

img_title Polri Tepis Isu Bakal Ada Demo Besar-besaran Imbas Mal Dipasang Pagar, Pastikan Situasi Jakarta Kondusif

Lebih jauh, Beddy menjelaskan meski jelas adanya pelanggaran, namun pihaknya tidak melakukan penahanan, melainkan memberikan imbauan kepada orang tua mereka agar tidak mengulangi kembali.

"Saya kasih tahu orang tuanya dan saya balikin lagi ke orang tuanya kemudian kami suruh pulang," bebernya.

Selanjutnya, Beddy pun meminta para rombongan aksi untuk membubarkan diri. Untuk diketahui, Aksi di depan gedung KPK itu digelar oleh DPW Serikat Rakyat Miskin Indonesia (SRMI). Ada pun massa yang terlibat dari Rawabuaya, Kebon Jeruk, Jakarta Barat. Dalam aksinya, massa menuntut pengusutan bisnis PCR.

Baca juga: Ditanya Formula E, Anies: Nice Try

Menkomdigi Meutya Hafid.

Meutya Hafid Bantah Pemerintah Larang Media untuk Liput Demo, Begini Penjelasannya

Menkomdigi Meutya Hafid menyatakan pemerintah tidak pernah membatasi media massa untuk meliput dan mewartakan aksi demonstrasi yang terjadi di Indonesia.

img_title
VoxPop.co.id
3 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut