Dibuat di Pluit, Pelat Nomor Polri Palsu yang Dipakai David 'Koboi Jalanan' untuk Hindari Gage

Pengemudi mobil Mazda dengan nomor kendaraan Polri yang menodongkan pistol ditangkap oleh polisi
Sumber :
  • VoxPop/Foe Peace

VoxPop Metro – Polisi telah menangkap E (32), pemasok air softgun terhadap “koboi jalanan” bernama David Yulianto. Selain memasok air softgun, E juga merupakan dalang di balik pelat dinas Polri palsu yang digunakan David saat menodong sopir taksi online di dekat Tol Tomang, Grogol, Petamburan, Jakarta Barat pada 4 Mei 2023 lalu.

img_title Korban Meninggal Dunia Akibat Kecelakaan Bulan Juli Turun 22,92 Persen

Kanit 1 Resmob Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya, Kompol Emil Winarto mengatakan pelat dinas Polri palsu itu dibuat E di wilayah Pluit, Jakarta Utara. "Kalau pelat Polri itu dia buat di Pluit," kata Emil saat dikonfirmasi, Selasa, 30 Mei 2023. 

Emil mengatakan pelat dinas Polri palsu yang dibuat E itu digunakan oleh David Yulianto. Menurur dia, pelat itu berfungsi untuk menghindari kebijakan ganjil genap (gage). "Pelat (palsu) Polri itu (digunakan) untuk menghindari ganjil genap (gage) bahu jalan," tutur Emil.

img_title 16.812 Pelanggaran soal Pelat Nomor Terekam ETLE, Korlantas Polri Bakal Terapkan Sistem Face Recognition

David Yulianto Koboi Jalanan Jakarta

Photo :
  • Tim tvOne/ Rizki Amana

Diberitakan sebelumnya, aparat kepolisian tengah memburu sosok E yang disebut-sebut sebagai penjual air softgun sekaligus pencetak plat dinas Polri palsu, dalam kasus penodongan pistol terhadap driver taksi online oleh David Yulianto (33).

img_title Polri Tambah Kekuatan Hadapi Ancaman Siber, Satu Perwiranya Rampungkan Studi Cybercrime di NYU

Nama E tersebut akhirnya diungkap oleh David Yulianto (33) saat diperiksa oleh pihak penyidik Polda Metro Jaya. Kini, David sendiri telah menjadi tersangka. Pria itu adalah pengemudi mobil Mazda yang belagak layaknya koboi di Jalan Tol Dalam Kota kawasan Tomang, Jakarta Barat, beberapa waktu lalu.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko menerangkan, penyidikan tak berhenti sampai pada penetapan tersangka David Yulianto.

"Kasus ini masih berkelanjutan. Kita masih tunggu prosesnya. Artinya kita mau mengetahui dari mana asal (pelat nomor) sehingga kemudian digunakan oleh pelaku ini," ujarnya kepada wartawan, Sabtu, 6 Mei 2023.

Trunoyudo menerangkan, Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB) pada mobil Madza diduga dipalsukan oleh sosok E. Pelat dinas Polri bernomor 10011-VII dipastikan bukan bersumber dari Polri.

"(Pelat nomor) tidak diperjualbelikan oleh E tetapi dibuatkan dan diberikan lalu digunakan pelaku. Ini kita dalami bagaimana meminta kepada orang lain kemudian dibuatkan dan diberikan kepada pelaku," ujar dia.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut