Heboh Kasus Pernikahan Pria dan Waria di Halmahera Selatan, Polisi Turun Tangan
- http://beritawonganteng.blogspot.com
Halmahera Selatan - Heboh kasus pernikahan sesama jenis antara pria di Kabupaten Halmahera Selatan, Provinsi Maluku Utara (Malut). Pernikahan antara pria dan waria itu dilakukan oleh pria Naim Saban (25) dan Wanita Pria (waria) bernama Dela La Udin alias Jurnal (25).
Menurut informasi, pernikahan sesama jenis itu digelar di Desa Sekly, Kecamatan Gane Barat Selatan, Halmahera Selatan, Rabu 15 Mei 2024 pukul 09.00 WIT. Pernikahan mereka menjadi heboh setelah tersebar foto lama Dela La Udin alias Jurnal yang memperlihatkan dirinya ternyata merupakan seorang pria tulen.
Ilustrasi komitmen pernikahan
- Pixabay
Dari kehebohan itu, membuat pihak kepolisian turun tangan. Kepolisian Resort Halmahera Selatan mengaku segera mengusut kasus pernikahan sesama jenis antara pria dan waria tersebut.
Kasat Reskrim Polres Halmahera Selatan Iptu Roy Sobar mengatakan, pihaknya mendalami kasus tersebut berdasarkan aduan Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Halsel.
"Benar, kita dalami dulu. Hal itu berdasar pengaduan Kemenag. Hasilnya nanti berdasarkan penyelidikan," ungkap Iptu Roy saat dihubungi, Senin 20 Mei 2024.
Dia menjelaskan bahwa penyelidikan akan dilakukan berdasarkan laporan terkait dugaan penipuan identitas yang dilakukan pria bernama Dela La Udin alias Jurnal. Penyelidikan akan dilakukan dengan terlebih dulu memeriksa saksi untuk menentukan apakah kasus tersebut masuk dalam unsur penipuan identitas.
"Pengaduan Kemenag itu terkait penipuan identitas diri, tapi nanti kami dalami lagi berdasarkan keterangan para saksi, nanti apakah masuk unsur atau tidak," jelasnya.
Menurut Roy, terbongkarnya identitas asli dari waria ini saat beredarnya foto SMA yang memperlihatkan kalau Dela La Udin adalah laki-laki. Sehingga, pihak bidan setempat dan penata rias pengantin diperintahkan untuk memastikan itu dan ternyata benar Dela adalah pria tulen.
"Awalnya pengantin pria gak tahu kalau istrinya itu pria, sampai setelah nikah, baru dia mau pastikan dan dicek sama penata rias dan bidan ternyata benar Dela ini adalah laki-laki," ungkapnya.
Ketidaktahuan di awal terkait identitas asli itu, kata Roy, membuat keluarga pengantin pria langsung menggelar acara nikahan dengan meminta seorang imam di desa setempat untuk menikahkan mereka. Namun, saat sang Imam meminta kartu tanda penduduk (KTP) sang waria ini mengaku tidak membawa alias lupa sehingga dirinya hanya mengaku jika dirinya adalah perempuan single.
