Pj Gubernur Teguh Imbau Warga Tak Cari Koin Jagat: Jangan Keramik Dicungkilin

PJ Gubernur DKI Jakarta, Teguh Setyabudi
Sumber :
  • Antara Foto

Jakarta, VoxPop – Penjabat (Pj) Gubernur Jakarta, Teguh Setyabudi mengimbau agar masyarakat tidak mencongkel keramik-keramik di fasilitas umum (fasum) dan fasilitas sosial (fasos) demi mencari koin jagat.

img_title Eks Pj Gubernur Sulsel Bahtiar Baharuddin Jadi Tersangka Korupsi Bibit Nanas

"Dan saya imbau kepada masyarakat ayo jaga fasum kita jangan sampai kemudian tegel-tegel keramik dicungkilin untuk mencari sesuatu yang tidak pasti," kata Teguh.

Di sisi lain, Teguh telah berkoordinasi dengan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Wali Kota untuk menjaga fasum dan fasos agar aman dari pencarian koin jagat. 

img_title 5 Strategi Ampuh Menghasilkan Koin Lebih Cepat di Roblox Grow a Garden, Dijamin Berhasil!

Penjabat (Pj) Gubernur Jakarta, Teguh Setyabudi

Photo :
  • VoxPop.co.id/Rahmat Fatahillah Ilham

"Untuk Satpol PP sudah menjaga fasos-fasum yang kemungkinan di situ akan menjadi area untuk mencari koin. Kemudian juga di taman-taman, juga sudah meminta Wali Kota beserta jajaran untuk melaksanakan hal yang sama," ujar dia.

img_title Wajah Donald Trump Bakal Mejeng di Koin Dollar AS, Padahal Masih Hidup

Sebelumnya, heboh warga di beberapa daerah ramai-ramai menyerbu taman kota atau ruang publik untuk berburu koin.

Salah satu wilayah di Jakarta yang menjadi sasaran masyarakat mencari koin tersebut adalah kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta Pusat.

Permainan “Koin Jagat” merupakan sebuah permainan yang ada dalam aplikasi Jagat. Berdasarkan data yang tertera dalam Google Play, Jagat merupakan aplikasi sosial yang dibuat agar pengguna selalu dekat dengan keluarga dan sahabatnya.

Namun, aplikasi Jagat kemudian menawarkan permainan "Jagat Coin Hunt"  yang bisa ditukar dengan total hadiah Rp 850.000.000 di Jakarta pada Desember 2024.

Mantan Penjabat (Pj) Gubernur Sulsel Bahtiar Baharuddin jadi tersangka korupsi

Modus Pj Gubernur Sulsel Bahtiar Baharuddin dkk Korupsi Pengadaan Bibit Nanas yang Buat Negara Rugi Rp 50 Miliar

Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan mengungkap kecurangan pengadaan bibit nanas dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi yang merugikan negara sekitar Rp 50 miliar.

img_title
VoxPop.co.id
10 Maret 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut