Pelaku Pembakaran Warung dan Motor di Kalibata Berjumlah 100 Orang, Teman Matel yang Tewas

Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes Nicolas Ary Lilipaly
Sumber :
  • tvOnenews/A.R Safira

Jakarta, VoxPop – Polisi mengungkap terduga pelaku pembakaran warung hingga motor, imbas dari insiden satu orang pria diduga mata elang (matel) tewas dan satu orang lainnya mengalami luka-luka akibat dikeroyok di depan Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta Selatan, Kamis malam 11 Desember berjumlah 100 orang.

img_title Viral Pria di Bandung Bakar Bendera Merah Putih, Polisi Turun Tangan

Hal ini disampaikan oleh Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes Nicolas Ary Lilipaly, saat meninjau tempat kejadian perkara (TKP) malam hari.

“Kami sampaikan bahwa hari ini ada kejadian pengeroyokan yang menyebabkan korban meninggal dunia dengan luka berat dan dilakukan oleh yang masih dalam lidik ya. Akibat dari itu yang korban ini mempunyai teman-teman kurang lebih 80 sampai 100 orang tiba-tiba datang,” kata Nicolas.

img_title Kawal Kasus Main Hakim Sendiri di Tabanan, KemenHAM Dorong Penyelesaian Konflik Berbasis Prinsip HAM

Ilustrasi pembakaran

Photo :
  • pixabay

“Sebenarnya kami dari pihak kepolisian sudah mengantisipasi itu namun kekuatan pada saat itu yang tiba-tiba datang kurang lebih 100 orang itu merusak warung-warung yang ada di sekitar tempat ini,” sambungnya.

img_title Usai Jadi Tersangka Pengeroyokan Warga, Anggota DPRD Bekasi Kini Mendekam di Lapas Cikarang

Lebih lanjut Nicolas menerangkan, pihak kepolisian juga akan menyelidiki terduga pelaku yang melakukan pengrusakan hingga pembakaran warung milik pedagang kaki lima.

“Iya, pasti kita akan melakukan proses. Ini kan dua perkara, perkara pengeroyokan dan perkara pengerusakan. Pengeroyokan yang dilakukan sehingga menyebabkan korban meninggal dunia dan luka berat,” jelas Nicolas.

“Sedangkan pengerusakan terhadap barang-barang milik warga yang diduga dilakukan oleh kelompok massa, kita juga akan tetap melakukan penyelidikan mengungkap perkara ini. Kedua perkara itu,” lanjutnya.

Untuk diketahui, dua orang pria yang merupakan mata elang (matel) menggegerkan sejumlah warga usai ditemukan dalam kondisi tergeletak dan bersimbah darah, akibat diduga terlibat bentrokan di depan Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta Selatan, Kamis 11 Desember 2025.

Kapolsek Pancoran, Kompol Mansur membenarkan soal adanya temuan dua orang tergeletak bersimbah darah ini. Satu diantaranya dinyatakan meninggal dunia.

“Ya, sementara yang satu meninggal, yang satu masih hidup,” kata Mansur, kepada wartawan.

Adapun Mansur mengungkapkan bahwa peristiwa terjadi sekitar pukul 15.30 WIB, yakni diawali saat salah satu pengendara sepeda motor tiba-tiba dihentikan.

“Iya, betul. Jadi, begini kronologisnya, tadi ada salah satu pengguna sepeda motor lah. Nah, sepeda motor tiba-tiba di-stop oleh teman-teman ini. Setelah di-stop, diberhentiin lah, biasa. Nah, baru diberhentiin. Ini menurut keterangan saksi. baru diberhentiin,” ucap Mansur.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut