Detik-detik Kebakaran Ruko 5 Lantai di Cikini, Bikin Pekerja Panik Hingga Teriak Minta Tolong
- Dok. Istimewa
Jakarta, VoxPop – Fakta baru terungkap dalam kebakaran yang melanda sebuah gedung proyek ruko lima lantai di Jalan Cikini Raya Nomor 89, Kelurahan Cikini, Kecamatan Menteng, Jakarta Pusat, Rabu, 5 Agustus 2026.
Api ternyata pertama kali terlihat muncul dari lantai tiga bangunan sebelum akhirnya membesar dan memicu kepanikan para pekerja.
Beruntung, petugas pemadam kebakaran berhasil mengendalikan kobaran api sehingga tidak meluas ke bangunan lain. Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut.
Kepala Seksi Operasi Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Pusat, Triyanto mengatakan, laporan kebakaran diterima dari warga sekitar pukul 14.45 WIB.
“Empat unit dengan 14 personel menjadi pengerahan pertama. Unit pertama tiba di lokasi pukul 14.49 WIB, operasi pemadaman dimulai pukul 14.52 WIB,” kata Triyanto, Rabu, 5 Agustus 2026.
Seiring membesarnya kobaran api, jumlah armada dan personel yang dikerahkan terus ditambah hingga mencapai 22 unit mobil pemadam dengan 110 personel.
Api berhasil dilokalisasi sekitar pukul 15.30 WIB. Selanjutnya petugas melakukan proses pendinginan hingga operasi dinyatakan selesai pada pukul 17.32 WIB.
“Total pengerahan sebanyak 22 unit dengan 110 personel. Situasi pemadaman telah selesai atau hijau,” ujarnya.
Triyanto menjelaskan, berdasarkan hasil pemeriksaan awal, titik api diduga berasal dari lantai tiga gedung proyek yang memiliki lima lantai. Area yang terdampak kebakaran diperkirakan seluas 7 x 6 meter.
“Asal api diduga dari lantai tiga bangunan gedung. Luas area yang terdampak sekitar 7 x 6 meter. Dugaan penyebab kebakaran masih dalam proses penyelidikan,” tuturnya.
Ia mengungkapkan, sebelum petugas tiba, seorang pekerja proyek bernama Jimi sempat berupaya memadamkan api menggunakan alat pemadam api ringan (APAR). Namun, api telanjur membesar sehingga tidak bisa dikendalikan.
“Jimi sempat berupaya memadamkan api menggunakan APAR. Namun api tidak terkendali, kemudian merambat dan membesar. Mendengar teriakan para pekerja proyek, petugas keamanan langsung melaporkan kejadian ini ke pemadam kebakaran,” katanya.
Dalam proses pemadaman, petugas juga menghadapi kendala lantaran sumber air berada cukup jauh dari lokasi kebakaran.
“Hambatan di lapangan karena sumber air cukup jauh dari lokasi kebakaran,” ujar Triyanto.
Meski sempat melalap sebagian bangunan, seluruh pekerja proyek berhasil dievakuasi dengan selamat. Hingga kini, penyebab pasti kebakaran maupun nilai kerugian material masih dalam proses penyelidikan.
“Korban nihil,” kata Triyanto.
