2015, Banyak Kasus Kriminal di Jakarta yang Tak Tuntas

Akseyna Ahad Dori semasa hidup.
Sumber :
  • Facebook

img_title Anak Korban Sindikat Pengemis Sudah di Rumah Aman

Berdasarkan hasil gelar perkara, diduga pelaku menghabisi Willy di luar mobil kemudian menyeret jasadnya ke dalam mobil. Namun hingga kini, polisi dapat belum menemukan pembunuh Willy dan kasus ini belum terungkap.
img_title Ketahuan Curi Motor, Pria Ini Jadi Bulan-bulanan Warga


img_title Ditangkap, Koordinator Anak-anak Mengemis di Blok M
6. Penculikan Bocah di PGC

Kasus penculikan gadis cilik berinisial SE (6) di Pusat Grosir Cililitan (PGC), Jakarta Timur menyedot perhatian publik. SE mendadak hilang di pusat perbelanjaan itu pada Sabtu 18 Juli 2015 setelah lepas dari pengawasan orang tuanya. SH hilang ditempat bermain di area Mall tersebut.

Akhirnya, rekaman closed circuit television (CCTV) terlihat anak dari pasangan suami sitri Rd dan S. telah dibawa pergi orang tak dikenal.

Dari CCTV terpampang jelas bagaimana pelaku yang memakai baju garis-garis mengajak korban sampai akhirnya menghilang dari sorotan CCTV meninggalkan mall tersebut.

Dalam rekaman CCTV tampak SH akrab dan sudah mengenali sang pelaku. Namun, orang tua SH mengaku mereka tidak mengenali orang di dalam CCTV tersebut.

Hilangnya SE memang menjadi perhatian media dan masyarakat. Rekaman CCTV kerap diputar berulang-ulang dan pihak kepolisian serta keluarga membuat selebaran mengenai anak hilang.

Beberapa hari penyelidikan tak menemukan petunjuk di mana korban termasuk pelakunya. Namun, mendadak SE kembali. Seorang sopir taksi di Bekasi mengaku diminta orang tak dikenal mengantar SE kembali ke PGC.

"Anak SH ditemukan oleh pengemudi taksi BlueBird di Pekayon, Bekasi," ujar Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Kombes Pol Mohammad Iqbal.

Iqbal mengatakan, menurut keterangan sopir taksi, SH ditemukan dipinggir jalan depan Mall di daerah Bekasi sekitar pukul 06.00 WIB.

"Menurut pengakuan sopir taksi, ia melihat Cintya dan diminta untuk mengantarkan Cintya oleh seseorang ke PGC dan sopir taksi berpikir orang tersebut ingin menyewa taksinya seperti masyarakat umum," kata Iqbal.

Untuk itu, pihak kepolisian sampai saat ini masih melakukan penyelidikan terhadap sang sopir taksi untuk dimintai keterangan. "Kita sedang periksa keterangan sopir taksi siapa yang meminta SH di bawa ke PGC," terang Iqbal.

Hingga saat ini, pihak kepolisian belum bisa menangkap siapa pelaku penculik SH dan misteri siapa yang menyuruh sang sopir taksi mengantar SH.
Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut