1.056 Hotspot Meningkat, BMKG Ingatkan Waspada Kebakaran Hutan

Pemadaman kebakaran hutan dan lahan melalui helikopter di di Ogan Komering Ilir, Sumatra Selatan.
Sumber :
  • VoxPop/Sadam Maulana

VoxPop – Jumlah titik panas atau hotspot meningkat seiring semakin meluasnya pengaruh musim kemarau di sejumlah wilayah di Indonesia. Pengaruh musim kemarau meluas ke wilayah Sumatera bagian Selatan, Kalimantan, dan sebagian Sulawesi.

img_title BMKG: El Nino 2026 Berpotensi Jadi Sangat Kuat, Musim Kemarau Lebih Panjang

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi pengaruh musim kemarau yang berlangsung Agustus hingga September hanya mencakup sebagian besar Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara.

Kepala BMKG, Dwikorita Karnawati, mengatakan wilayah yang cukup signifikan mengalami peningkatan titik panas yaitu Kalimantan Barat sebanyak 798 titik, Kalimantan Tengah sebanyak 226 titik, Jambi sebanyak 19 titik dan Sumatera Selatan berjumlah 13 titik.

img_title Mulai Senin 3 Agustus, BMKG Imbau Masyarakat Waspadai Potensi Gelombang Tinggi di Perairan Kalsel

Dwikorita menuturkan, bahwa informasi titik panas tersebut dianalisis oleh BMKG berdasarkan citra Satelit Terra Aqua (LAPAN). Peningkatan jumlah titik panas ini, menurutnya diakibatkan kondisi atmosfer dan cuaca yang relatif kering sehingga mengakibatkan tanaman menjadi mudah terbakar.

"Kondisi tersebut perlu diperhatikan, agar tidak diperparah dengan maraknya pembukaan lahan untuk perkebunan dan pertanian dengan cara membakar," ujar Dwikorita di Jakarta, Kamis, 23 Agustus 2018.

img_title El Nino Makin Kuat, BMKG Ungkap Kondisi Cuaca Indonesia Terkini

Oleh karena itu, BMKG terus berkoordinasi dengan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK),  Pemerintah Daerah, Instansi terkait, dan masyarakat luas untuk terus meningkatkan kesiapsiagaan dan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran lahan dan hutan, bahaya polusi udara dan asap, potensi kekeringan lahan dan kekurangan air bersih.

"Yang perlu diwaspadai adalah dampak paparan kabut asap jika sampai terbakar karena sangat berpotensi menganggu kesehatan," ujarnya. (ren)

Ilustrasi Kekeringan

BMKG: Juli 2026 Jadi Juli Terkering dalam 35 Tahun

Pelaksana Tugas (Plt) Deputi Bidang Klimatologi BMKG Fachri Radjab menjelaskan hasil analisis BMKG menunjukkan rata-rata curah hujan nasional pada Juli 2026 menjadi yang

img_title
VoxPop.co.id
4 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut