Dipimpin Kabareskrim, Polri Bentuk Tim Buru Pelaku Penyerangan Novel

Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Polri Irjen Pol Mohammad Iqbal (tengah).
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Reno Esnir

VoxPop – Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) kasus penyiraman air keras terhadap penyidik KPK, Novel Baswedan memberi rekomendasi kepada Kapolri membentuk tim teknis untuk mencari tiga orang yang diduga sebagai pelaku penyerangan terhadap Novel. Tim ini akan dipimpin Kabareskrim Komisaris Jenderal Polisi Idham Azis.

img_title Polri Tangkap Kurir Ekstasi Jaringan Malaysia, Bawa 9.162 Butir Diupah Hanya Rp700 Ribu

Kepala Divisi Humas Polri Inspektur Jenderal Polisi Mohammad Iqbal mengatakan, tim ini nantinya akan berisi penyidik terbaik dari berbagai satuan kerja di Polri.

"Tim teknis lapangan akan segera dibentuk, dipimpin oleh Bapak Kabareskrim akan segera menunjuk seluruh personel dalam tim dengan kapasitas terbaik, yang dididik untuk melakukan scientific investigasi, tim ini melibatkan satker yang sangat profesional, seperti tim interogator, penggalangan, surveillance, Inafis, pusiden, bahkan Densus 88 diturunkan," kata Iqbal di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Rabu, 17 Juli 2019.

img_title Daftar Jenderal Bintang 3 Polri Pensiun Tahun Ini, Ada Karyoto hingga Fadil Imran

Iqbal mengatakan, tim teknis spesifik ini hanya bisa dibentuk dari personel-personel Polri dan tak mungkin dibentuk oleh institusi lain. Tim ini bisa bekerja di luar metode-metode umum.

Tim teknis spesifik tersebut akan diberi waktu bekerja selama enam bulan. Tugasnya, seperti rekomendasi dari TPF, mencari satu orang tak dikenal yang pernah menyambangi rumah Novel dan mencari dua orang yang berada di atas motor di dekat masjid tempat Novel biasa salat.

img_title Kapolri Rotasi Sejumlah Kapolres, Ini Daftar Nama yang Dapat Jabatan Baru

Iqbal menyebut, bahwa kasus Novel minim alat bukti. Namun, mantan Kapolrestabes Surabaya ini menegaskan pihaknya serius menangani kasus ini. Hal ini dibuktikan dengan pemeriksaan terhadap puluhan saksi hingga ratusan toko bahan kimia.

"Teman-teman Polda Metro sudah memeriksa 74 saksi dan melakukan wawancara terhadap 40 orang, 38 CCTV sudah diperiksa, melibatkan Kepolisian negara lain AFP, 114 toko bahan kimia juga kita periksa, bahkan tim eksternal dilibatkan, tim asistensi dari KPK," kata Iqbal. [mus]

AstamaOps Komjen Pol Fadil Imran

Polri Tepis Isu Bakal Ada Demo Besar-besaran Imbas Mal Dipasang Pagar, Pastikan Situasi Jakarta Kondusif

Polri meminta masyarakat tak mencemaskan isu-isu liar soal gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) dan demo yang akan terjadi pada bulan Agustus 2026.

img_title
VoxPop.co.id
2 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut