PVMBG Sebut Tak Ada Erupsi Susulan di Gunung Kerinci

Gunung Kerinci (3805 mdpl) di Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS)
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Wahdi Septiawan

VoxPop – Pusat Vulkanologi Mitigasi dan Bencana Geologi (PVMBG) menyebutkan, kondisi Gunung Kerinci, di Provinsi Jambi, dalam kondisi tenang dan tidak ada erupsi susulan. Meski begitu, masyarakat tetap diimbau untuk tidak mendekati kawah Gunung Kerinci. itu

img_title BMKG: El Nino 2026 Berpotensi Jadi Sangat Kuat, Musim Kemarau Lebih Panjang

"Sampai saat ini tidak ada erupsi susulan," kata Kepala PVMBG, Kasbani kepada VoxPopnews di Jakarta, Kamis, 1 Agustus 2019.

Ia menjelaskan bahwa kondisi Gunung Kerinci masih tetap berada pada level 2 atau Waspada dengan zona aman berada di luar radius 3 kilometer dari kawah atau puncak gunung. Namun, Kasbani meminta kepada masyarakat tetap tenang dan waspada.

img_title Mulai Senin 3 Agustus, BMKG Imbau Masyarakat Waspadai Potensi Gelombang Tinggi di Perairan Kalsel

Terpenting, warga tidak melakukan aktivitas di Gunung Kerinci dalam radius yang telah ditentukan. Hal ini bertujuan untuk memastikan keselamatan bagi masyarakat. Guna mengantisipasi hujan debu bila erupsi kembali terjadi, masyarakat juga diminta untuk mempersiapkan masker.

"Masyarakat diimbau tetap tenang, tidak memasuki daerah bahaya dalam radius 3 kilometer dari kawah. Dan siapkan masker untuk antisipasi jika terjadi hujan abu di daerahnya," ujar Kasbani.

img_title El Nino Makin Kuat, BMKG Ungkap Kondisi Cuaca Indonesia Terkini

Erupsi Gunung Kerinci, Jambi, terjadi pada 31 Juli 2019, pukul 12.48 WIB. Tinggi kolom abu teramati mencapai 800 meter di atas puncak dengan ketinggian 4.605 meter di atas permukaan laut.

Saat erupsi terjadi, PVMBG merekomendasikan agar jalur penerbangan di sekitar Gunung Kerinci dihindari, karena sewaktu-waktu masih memiliki potensi letusan abu dengan ketinggian yang dapat mengganggu jalur penerbangan.

Meski demikian, erupsi Gunung Kerinci tidak berdampak bagi keamanan di Kabupaten Solok Selatan, kawasan yang berbatasan langsung dengan Gunung Kerinci. Badan Penanggulangan Bencana Daerah Solok Selatan memastikan tidak ada hujan abu vulkanik.

Sebelumnya, Wakil Gubernur Sumatera Barat Nasrul Abit juga meminta kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumatera Barat dan Kabupaten Solok Selatan untuk terus memantau status perkembangan Gunung Kerinci pascaerupsi pada Rabu siang 31 Juli 2019.

"Saya minta kepada BPBD untuk siaga dan terus memantau perkembangan Gunung Kerinci. Tetap update informasi dari PVMBG," tutur Nasrul Abit, Rabu 31 Juli 2019.

Ilustrasi Kekeringan

BMKG: Juli 2026 Jadi Juli Terkering dalam 35 Tahun

Pelaksana Tugas (Plt) Deputi Bidang Klimatologi BMKG Fachri Radjab menjelaskan hasil analisis BMKG menunjukkan rata-rata curah hujan nasional pada Juli 2026 menjadi yang

img_title
VoxPop.co.id
4 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut