Viral Video Putra Habib Bahar Bin Smith, Akan Berjuang untuk Ayah

Habib Bahar bin Smith
Sumber :
  • VoxPop/Adi Suparman

VoxPop – Viral video seorang anak laki-laki bernama Maulana Malik Ibrahim bin Smith. Bocah yang dikabarkan putra dari Habib Bahar bin Smith ini jadi sorotan di media sosial Twitter. Dalam video tersebut, Ibrahim Smith mohon doa kepada umat Islam di Indonesia.

img_title Helwa Bachmid Ogah Rujuk dengan Habib Bahar bin Smith

Video diunggah oleh akun Twitter MSA @MSApunya pada Kamis, 21 Mei 2020. Dalam videonya, Ibrahim akan memperjuangkan ayahnya yang saat ini menjalani masa hukuman penjara di Lapas Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah.

"Pesan menggentarkan dari Sayyid Ibrahim bin Bahar bin Smith, Putra pertama Habib Bahar," tulis akun MSA yang dikutip pada Jumat, 22 Mei 2020.

img_title Penahanan Habib Bahar Ditangguhkan, Alasannya Tulang Punggung Keluarga dan Pengajar Santri

Baca Juga: Viral Foto Pelat Nomor Mobil Habib Umar Palsu, Polisi: Hoax

Berikut pernyataan Ibrahim bin Smith dari video yang beredar;

img_title Pastikan Usut Tuntas Dugaan Penganiayaan Anggota Banser, Polisi Panggil Ulang Habib Bahar pada 11 Februari

Assalamu'alaikum warohmatullah wabarokatuh. Ana Ibrahim bin Bahar bin Smith, mengimbau kepada seluruh umat muslim di Indonesia, dan kepada pecinta Habib Bahar. Mohon doanya pada Aba ana (ayah saya) agar diberi kekuatan, kesabaran, dan ketabahan dalam menghadapi ujian Allah SWT. Insya Allah, ana bisa memperjuangkan Aba ana. Wassalamu'alaikum warohmatullah wabarokatuh.

Diketahui, Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan HAM mencabut izin asimilasi terhadap terpidana kasus penganiayaan Habib Bahar bin Smith. Dengan pencabutan tersebut, maka Habib Bahar Smith kembali dipenjara padahal baru beberapa hari menghirup udara bebas.

"Namun pada tanggal 19 Mei 2020, izin Asimilasi di rumah dicabut, berdasarkan penilaian dari Petugas Kemasyarakatan Bapas Bogor (PK Bapas Bogor) yang melakukan pengawasan dan pembimbingan, yang menilai bahwa selama menjalankan Asimilasi," kata Direktur Jenderal Pemasyarakatan, Reynhard Silitonga.

Reynhard menjelaskan pencabutan asimilasi tersebut karena Habib Bahar tidak mengindahkan dan mengikuti bimbingan yang dilakukan oleh PK Bapas Bogor, yang memiliki kewenangan melakukan pembimbingan dan pengawasan pelaksanaan asimilasi di rumah.

Kedua, Habib Bahar bin Smith dinilai telah melakukan pelanggaran khusus karena saat menjalani masa asimilasi yang bersangkutan melakukan beberapa tindakan yang dianggap telah menimbulkan keresahan di masyarakat.

Kemudian menghadiri kegiatan dan memberikan ceramah yang provokatif, menyebarkan rasa permusuhan dan kebencian kepada pemerintah. Ceramahnya telah beredar berupa video yang menjadi viral, yang dapat menimbulkan keresahan di masyarakat.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut