Desa Fiktif Ketahuan, Sri Mulyani akan Bekukan dan Tarik Dana Desa

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati.
Sumber :
  • Instagram @smindrawati.

VoxPop – Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati, menyatakan, bakal membekukan Dana Desa bagi daerah yang ketahuan terdapat desa fiktif atau yang tidak memenuhi syarat sebagai desa di daerahnya. 

img_title BPK Beri Pesan ke Kementerian dan Lembaga: WTP Bukan Tujuan Akhir

Apabila sudah terlanjur ditransfer, maka Dana Desa tersebut akan diambil kembali melalui Pemerintahan Daerah masing-masing. Kementerian Keuangan, lanjut dia, hingga saat ini, bekerja sama dengan Kementerian Dalam Negeri dan Kementerian Desa terus melakukan penertiban data desa fiktif. 

Sri menyesalkan upaya beberapa pihak yang coba membuat desa baru walaupun belum memenuhi persyaratan agar mendapat Dana Desa secara langsung. Namun, dia enggan menyebutkan jumlah desa yang akan ditertibkan.

img_title Lama Tak Terdengar Kabarnya, Sri Mulyani Ditunjuk Bank Dunia Jadi Ketua Penghimpunan Dana Buat Negara Miskin

"Hari-hari ini kita dengar tentang desa fiktif. Saya tidak peduli dengan jumlahnya. Ini menggambarkan fenomena. Jadi, kita semua harus hati-hati,” kata dia seperti dikutip dari keterangan tertulis, Senin, 18 November 2019.

Dia mengungkapkan, pemerintah telah menaikkan Dana Desa pada 2020 menjadi sebesar Rp72 triliun, jumlah tersebut naik Rp2 triliun dari yang dialokasikan pada 2019 dengan perhitungan alokasi berdasarkan jumlah desa. 

img_title Purbaya Tambah Penempatan Dana SAL Rp 40 Triliun di Himbara, Senin Depan Ditambah Rp 30 Triliun

"Oleh karena itu, pemerintah akan terus menertibkan desa yang tidak memenuhi syarat tersebut," tegasnya.

Sri menyesalkan terjadinya fenomena desa fiktif tersebut karena seharusnya Dana Desa yang ditransfer secara langsung oleh pemerintah pusat dapat dimanfaatkan seoptimal mungkin untuk kesejahteraan masyarakat desa.

Anggota Komisi VII DPR RI Bambang Haryo Soekartono alias BHS (tengah)

Kebakaran KM Mutiara Sentosa II, Evaluasi Menyeluruh Sistem Keselamatan Pelayaran Dinilai Perlu

Tragedi kebakaran KM Mutiara Sentosa II dinilai harus menjadi momentum pemerintah untuk mengevaluasi sistem keselamatan transportasi laut secara menyeluruh.

img_title
VoxPop.co.id
8 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut