Dana BLT Disunat Rp450 Ribu, Warga Geruduk Kantor Kepala Desa

VoxPop – Puluhan warga Desa Purwodadi, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, menggeruduk kantor desa pada Jumat, 12 Juni 2020. Mereka kecewa lantaran bantuan langsung tunai atau BLT karena pandemi Corona Covid-19 diduga dipotong.

img_title MK: Syarat Minimal Usia Calon Kepala Desa Tetap 25 Tahun

Warga yang sebagian besar ibu-ibu itu menyampaikan protes dan meminta penjelasan kepala desa terkait dugaan pemotongan dana BLT. Dana BLT yang seharusnya diterima sebesar Rp600 ribu per keluarga hanya diterima Rp150 ribu per keluarga.

Baca Juga: Jawaban Jubir Jokowi 60 Persen Publik Sebut Bansos Tak Tepat Sasaran

img_title 7 Kepala Desa Diperiksa KPK Buntut Kasus Sudewo

Dengan membawa kartu keluarga, mereka menuntut penjelasan langsung dari Kepala Desa Purwodadi, Lasidi. Salah seorang warga, Nunung, mengaku kecewa karena BLT yang berasal dari dana desa diproyeksikan kepada warga kurang mampu.

Pun, penyaluran dana BLT Rp150 ribu itu disalurkan pihak perangkat desa ke setiap warga dengan hanya meminta tanda tangan dan tanpa penjelasan.

img_title Jaksa Agung Minta Anak Buahnya Tak Mudah Tetapkan Kepala Desa Jadi Tersangka

Merespons tuntutan itu, Kepala Desa Purwodadi, Lasidi, langsung menggelar musyawarah dengan warga. Dalam kesempatan itu, ia mengatakan terkait dugaan pemotongan, ia tak mengetahui secara pasti. Sebab, yang ia ketahui dana dari desa, nominal BLT tetap Rp600 ribu per KK.

Untuk besaran Rp150 ribu per KK, ia hanya bisa menjawab bahwa keputusan itu berdasarkan hasil musyawarah dari dusun setempat. Lasidi berjanji akan menggelar musyawarah karena keluhan warga ini.

Lasidi menambahkan untuk BLT memang belum merata. Sebab, dari seharusnya lebih 4.000 KK, hanya sekitar 150 KK yang dapat BLT. Untuk itu, ia berjanji akan memanggil seluruh kepala dusun untuk meminta penjelasan dugaan pemotongan dana BLT itu.

Laporan: Zulfahmi dari Deli Serdang-tvOne

Wamendagri Bima Arya Sugiarto.

Wamendagri Bima Tegaskan Kolaborasi Desa dan Kampus Perkuat Kapasitas Kepala Desa

Wamendagri Bima Arya Sugiarto menegaskan bahwa kolaborasi antara pemerintah desa dan perguruan tinggi menjadi langkah strategis untuk meningkatkan kapasitas kepala desa.

img_title
VoxPop.co.id
30 Juni 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut