DPR Minta Kapolri Tindak Anggota yang Bubarkan Demo Pakai Heli

Anggota Komisi III DPR Supriansa
Sumber :
  • VoxPop/Anwar Sadat

VoxPop – Dalam rapat antara Komisi III DPR RI dengan kapolri, anggota Komisi III Supriansa meminta Kapolri Jenderal Pol Idham Azis untuk menindak anggota Polri di Polda Sulawesi Tenggara (Sultra) yang membubarkan massa aksi unjuk rasa menggunakan helikopter.

img_title Meutya Hafid Bantah Pemerintah Larang Media untuk Liput Demo, Begini Penjelasannya

Pada Sabtu 26 September 2020, mahasiswa menggelar aksi memperingati setahun kematian dua mahasiswa Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari, yakni Randi dan Muhammad Yusuf Kardawi. Dalam membubarkan aksi itu, ada helikopter milik Polda Sulawesi Tenggara terbang rendah sebanyak tiga kali di sekitar Markas Polda Sultra.

"Di Kendari begitu cepat, begitu mahasiswa melakukan gerakan dalam rangka memperingati meninggalnya kawannya yang diduga ditembak oleh oknum anggota, mereka kembali untuk merayakan (mengenang), mereka bersedih sebenarnya karena mereka menganggap bahwa masih ada pihak-pihak yang kemungkinan bisa terlibat tetapi tidak diusut tuntas masalah itu. Mereka bangkit lalu helikopter terbang rendah di sana," kata Supriansa di Gedung DPR, Rabu 30 September 2020

img_title Polisi Tangkap Wanita 45 Tahun di Ciamis Jabar, Diduga Sebar Ajakan Demo Jelang 17 Agustus

Baca juga: Bubarkan Demo Pakai Helikopter, Polda Sultra: Pilot Inisiatif Sendiri

Menurut Supriansa, ini bukanlah cara yang baik untuk mengatasi aksi massa. Supriansa mengatakan, selama dirinya menjadi aktivis tak pernah ada cara pembubaran massa menggunakan helikopter.

img_title Awas Macet, Ada Dua Aksi Demo di Jakarta Hari Ini Senin 3 Agustus 2026, Hindari Kawasan Ini

"Pola penanganan kita ini adalah hal model baru yang saya saksikan. Saya aktivis mahasiswa, pak. Selama saya di kampus, saya menjadi ketua umum Senat Mahasiswa, saya tidak pernah mengalami yang namanya dibubarkan dengan cara helikopter terbang rendah," ujar Supriansa.

Supriansa meminta kapolri untuk dapat menganalisis secara baik apa motif di balik aksi pilot helikopter tersebut. "Sehingga tidak bisakah kepolisian yang ada di Kendari, di (Sulawesi) Tenggara di sana, supaya tidak ada korban berjatuhan terlalu banyak, melakukan pendekatan secara baik, pak kapolri," tutur Supriansa.

Bahkan bila perlu, Komisi III bersama kapolri bisa langsung berkunjung ke Kendari untuk menelusuri apa yang sebenarnya terjadi di sana. "Saya usulkan pak ketua, Komisi III bisa berkunjung ke Sulawesi Tenggara, Kendari bersama dengan pak kapolri kita mencoba menganalisa masalah seperti ini tidak bisa dibiarkan kasus ini terus terjadi di Republik ini," ujarnya. (art)

Menko Polkam Djamari Chaniago (tengah) di Kantor Kemenko Polkam

Menko Polkam Sebut Video Demo di Medsos Hoaks: Mungkin Terjadi Pada Masa Lalu

Menko Polkam Djamari Chaniago mengatakan video aksi demonstrasi yang ramai beredar di media sosial tidak mencerminkan kondisi aktual yang terjadi di Indonesia.

img_title
VoxPop.co.id
5 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut