Jokowi Tegaskan Lagi Jangan Ada Potongan Apapun atas Bansos

Presiden Jokowi
Sumber :
  • Biro Pers Sekretariat Presiden

VoxPop – Presiden Jokowi mewanti-wanti jajarannya tidak lagi melakukan pemotongan nilai bantuan sosial yang diterima masyarakat. Ia tak lagi ingin mendengar bantuan sosial kepada masyarakat tidak diterima utuh. 

img_title Kelakar Jokowi Saat Safari Politik di NTT: Kalau Butuh Bantuan Bisa ke Solo

Hal itu sekaligus menjawab semua pertanyaan atas kasus yang pernah terjadi pada operasi tangkap tangan KPK atas Menteri Sosial Juliari Batubara beberapa waktu lalu.

"Jangan sampai ada potongan-potongan apapun seperti kejadian di bansos Jabodetabek. Betul-betul kirim ke account, rekening penerima manfaat," kata Jokowi saat memimpin rapat terbatas, Selasa 29 Desember 2020.

img_title Jokowi ke Kader PSI: Percuma Punya Struktur Partai Tapi Cuma Formalitas

Untuk program bantuan tahun depan, lanjut Jokowi, pemerintah telah menggelontorkan anggaran senilai Rp110 triliun untuk perlindungan sosial. Tahun depan, bansos dalam bentuk sembako ditidakan, diganti dengan transfer uang. 

Selain itu, kata Jokowi, bantuan sosial tahun depan juga termasuk diskon tarif listrik selama enam bulan, bantuan langsung tunai Dana Desa, kartu prakerja dan program rutin bansos di dalamnya.

img_title Jokowi Optimistis PSI Melaju Kencang di 2029, Sebut Sudah Punya Hitung-hitungan

"Januari awal ini harus tersalurkan karena akan memberikan trigger pada pertumbuhan ekonomi," kata mantan Gubernur DKI Jakarta itu.

Kepala Negara juga mengingatkan agar penerima bantuan juga harus tepat sasaran. Jika dikirimkan uang, harus benar-benar yang menerima ke rekening masyarakat membutuhkan. Instruksi ini berlaku bagi instansi ataupun lembaga yang mendapat penugasan tersebut.

"Jadi proses digitalisasi data bansos yang diintegrasikan dengan banking system saya kira itu yang kita inginkan," ujarnya.

Usai rapat terbatas, Menteri Sosial Tri Rismaharini mengungkapkan pihaknya bakal memperbarui sistem distribusi bantuan. Ke depan, atau paling lambat Februari tahun depan, kementerian tidak sekadar mengirim bantuan tapi menyiapkan sistem menerima laporan dari masyarakat penerima.

"Sehingga kami harapkan tidak ada lagi yang berusaha memotong karena laporan-laporan itu akan masuk di kami di dalam proses setiap penerimaan bantuan kepada para penerima bantuan. Jadi akan ada mekanisme laporan yang lebih detail sehingga kita berharap sekali lagi tidak ada pemotongan atau penyelewengan bantuan itu," kata Risma. (ren)

Roy Suryo memberikan keterangan kepada wartawan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan

Roy Suryo Ajukan Praperadilan Keempat Kalinya, Minta Status Cekal Dibatalkan

Kasus yang menjerat Roy Suryo berkaitan dengan dugaan ijazah palsu mantan Presiden RI Joko Widodo (Jokowi). Dalam perkara tersebut, Roy ditetapkan sebagai tersangka, dik

img_title
VoxPop.co.id
3 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut