Rusuh Pembubaran Kuda Lumping di Medan, 10 Anggota FUI Tersangka

Pertunjukan kuda lumping di Medan dibubarkan ormas.
Sumber :
  • Tangkapan layar

VoxPop – Kasus pembubaran paksa pertunjukan kuda lumping di Jalan Merpati, Kelurahan Sei Kambing B, Kecamatan Medan Sunggal, Kota Medan, Jumat 2 April 2021 berlanjut pada penetapan sejumlah tersangka. Polisi kini menetapkan 10 orang tersangka yang keseluruhannya merupakan dari Forum Umat Islam (FUI) Kota Medan.

img_title Pengakuan Mengejutkan Tukang Piscok Pelaku Mutilasi di Depok, Ternyata Gay

"Dari 11 orang sudah tertangkap 10 orang dan 10 orang sudah ditetapkan tersangka," kata Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Riko Sunarko kepada wartawan di Medan, Sumut, Senin 12 April 2021.

Penetapan tersangka dilakukan berdasarkan hasil gelar perkara dilakukan oleh penyidik kepolisian dari Satuan Reserse Kriminal Polrestabes Medan. Sedangkan satu orang lainnya dari anggota FUI Kota Medan masih diburu petugas kepolisian.

img_title Jaksa Agung Nonaktifkan Febrie Adriansyah dari Status Jaksa

"10 orang sudah kita tahan dan Masih ada satu lagi kita kejar," kata perwira melati tiga itu.

Atas pembubaran paksa pertunjukan jarang kepang, dua orang disangkakan pasal berlapis yakni Pasal 315 KUHP yang mengatur tentang Penghinaan Ringan dan Pasal 170 KUHP tentang Pengeroyokan. Sementara itu, 8 orang lainnya disangkakan Pasal 170 KUHP tentang Pengeroyokan.

img_title Kemenhut Limpahkan Tersangka Pembalakan Liar di Solok, 152 Batang Kayu dan 3 Alat Berat Disita

Sebelumnya polisi membeberkan bahwa pembubaran paksa pertunjukan kuda kepang tersebut merupakan insiatif dari tersangka berinisial S. Diketahui S merupakan Kepala Lingkungan (Kepling) setempat dan juga menjabat sebagai komandan FUI Kota Medan.

"Di mana yang bersangkutan pada saat itu selesai melaksanakan kegiatan ormas di Kabupaten Deli Serdang," kata Riko.

S mengajak seluruh rekan-rekannya dari FUI Kota Medan untuk membubarkan pertunjukan kuda lumping di lokasi tersebut. Akibatnya, terjadi keributan hingga adu mulut di tempat pertunjukan tersebut.

"Kemudian, saudara S tersebut mengajak teman-temannya ada 13 orang diajak untuk membubarkan kuda lumping tersebut," kata Riko.

Riko mengungkapkan dari 13 orang anggota FUI Kota Medan, ada dua orang meninggalkan lokasi kejadian sebelum terjadi peristiwa tersebut. Mereka datang ke lokasi dengan menumpang tiga mobil.

"Dalam perjalanan mendekati TKP ada dua orang rekan S yang turun karena ada kegiatan agama. Kemudian tinggal 11 orang (di TKP)," sebut Riko.
 

Pelaku pembunuhan disertai mutilasi yang menggemparkan warga Pancoran Mas, Kota Depok

Tukang Piscok Gay Pelaku Mutilasi di Depok Blak-blakan: Jasad Dipotong karena Susah Dibawa

Pengakuan mengejutkan disampaikan Saepul alias Saepullah (26), tersangka pembunuhan disertai mutilasi terhadap Kunaefi (51) di Depok, Jawa Barat (Jabar).

img_title
VoxPop.co.id
6 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut