Pemprov Jatim Buka Lowongan 13.496 CPNS dan PPPK, Intip Formasinya
- VoxPop/Lucky Aditya
VoxPop – Pendaftaran peserta Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) sekaligus PPPK dibuka mulai besok, Rabu, 30 Juni 2021, dan berakhir pada 21 Juli mendatang. Bagi warga Jawa Timur, ini kesempatan baik, karena kuota untuk provinsi ujung timur Pulau Jawa itu ditambah oleh Kemenpan-RB menjadi 13.496 lowongan.
Berdasarkan data diterima, khusus untuk Jatim, Kemenpan-RB melakukan perubahan dengan memberi tambahan kuota CPNS dari yang semula 1.390 formasi menjadi 1.408 formasi. Terdiri dari 1.365 formasi umum, 28 formasi disabilitas, dan 15 formasi cumlaude.
Selain itu, Pemprov Jatim juga membuka formasi untuk PPPK jabatan fungsional guru sebanyak 11.220 formasi. Sedangkan untuk PPPK non guru terbuka kesempatan sebanyak 868 formasi berkurang dari penetapan kuota awal sebanyak 886 formasi.
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menuturkan, kesempatan mengikuti seleksi ASN, baik CPNS maupun PPPK terbuka untuk siapa saja selama memenuhi persyaratan.
Karena itu, pihaknya mengimbau agar masyarakat memanfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya mengingat waktu pendaftaran cukup terbatas. Semua proses proses pendaftaran dilakukan secara daring melalui website https://sscasn.bkn.go.id/.
"Seluruh prosesnya serba online dan serba transparan. Jadi calon pelamar jangan sekali-kali percaya dengan pihak-pihak tidak bertanggung jawab yang menjanjikan dapat meloloskan pendaftaran dan sebagainya," kata Khofifah dalam keterangan tertulis diterima pada Selasa, 29 Juni 2021.
Tahun ini, Pemprov Jatim juga membuka untuk kualifikasi lulusan SMK sebanyak 127 formasi CPNS dan 36 formasi untuk PPPK. "Jadi tidak hanya lulusan sarjana, lulusan SMK juga memiliki peluang untuk menjadi bagian dari berbagai penguatan dalam birokrasi Pemprov Jatim," tutur gubernur perempuan pertama di Jatim tersebut.
Baca juga: Heboh Pemerintah Bakal Terapkan PPKM Darurat, Begini Skemanya
Tahun ini jabatan fungsional guru dibuka dengan sangat banyak formasi pada skema PPPK. Hal ini diharapkannya menjadi jawaban dari pemenuhan dan pemerataan kebutuhan guru di Jatim. Sebab, dari 11.220 formasi PPPK guru tersebut akan disalurkan pada 407 lembaga SMA, 298 lembaga SMK, serta 45 lembaga Pendidikan Khusus dan Layanan Khusus (PKLK).
"Kalau tahun-tahun sebelumnya kita selalu memprioritaskan distribusi guru di daerah terpencil dan kepulauan, saat ini pemerataan bisa dilakukan hingga ke sekolah-sekolah di perkotaan," tutur mantan Menteri Sosial RI itu.
