7 Fakta Brimob Ajudan Gubernur Kepri, Ditangkap karena Simpan Sabu

Barang bukti sabu-sabu yang berhasil disita polisi. (ilustrasi)
Sumber :
  • VoxPop.co.id/Putra Nasution

VoxPop – Satres Narkoba Polres Tanjungpinang berhasil menciduk 3 orang terkait kepemilikan narkoba jenis sabu. Salah satu diantaranya yang ditangkap merupakan anggota kepolisian aktif yang bertugas di Sat Brimob Polda Kepulauan Riau. Diketahui jika anggota Brimob tersebut berinisial ARG yang merupakan ajudan Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) Ansar Ahmad. Inilah fakta-fakta tentang Brimob ajudan Gubernur Kepri yang telah kami rangkum.

img_title Polisi Tangkap Jaringan Fredy Pratama Selundupkan 32 Kg Sabu

1. Pemprov Kepri Angkat Bicara

Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Pemprov Kepri) angkat bicara terkait kasus penangkapan seorang pengawal pribadi Gubernur Ansar Ahmad yang terlibat kasus kepemilikan narkoba jenis sabu seberat 10 kilogram oleh Satuan Reserse Narkoba Polres Tanjungpinang. Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Provinsi Kepri Hasan mengaku baru mengetahui informasi tersebut melalui pemberitaan sejumlah media daring, Senin malam, 31 Januari 2022. 

img_title Jaringan Narkoba Mulai Gunakan Jasa Kondektur Bus sebagai Kurir, 3,77 Gram Sabu Disita

2. Pelaku Tidak Semuanya Ajudan Gubernur Kepri

Hasan mengatakan jika ketiga pelaku yang mengedarkan sabu tersebut tidak semuanya merupakan pengawal pribadi Gubernur. “Sudah saya cek, berita tiga orang yang diamankan polisi terkait narkoba itu tidak semuanya pengawal pribadi gubernur. Salah satunya saja pengawal pribadi gubernur,” ucap Hasan di Tanjungpinang, dikutip Rabu, 2 Februari 2022.

img_title Sabu 7 Kg Disembunyikan di Dalam Tanah dan Kebun Sawit, Polisi Kejar Pemasok

3. Kasus Tak Ada Hubungannya dengan Gubernur Kepri?

Hasan menegaskan jika penangkapan oknum pengawal pribadi itu tidak ada hubungannya dengan Gubernur Kepri, apalagi hal itu di luar aktifitas kedinasan.  

“Itu oknum dan tidak ada hubungannya dengan Gubernur Kepri, dan di luar kedinasan,” ujar Hasan. 

Ia mengatakan jika Gubernur Kepri sangat mendukung tindakan polisi untuk mengusut tuntas kasus ini. Pihaknya juga mengapresiasi pihak kepolisian dalam pengungkapan kasus narkoba tersebut.  

4. Gubernur Berterimakasih Kepada Kepolisian

Kasus ini ditanggapi positif oleh Gubernur Kepri untuk mengusut kasus narkoba ini. Ia pun berterimakasih kepada pihak polisi karena bertindak sigap.

"Menanggapi informasi ini, Pak Gubernur justru berterima kasih kepada kepolisian yang telah bertindak sigap, cepat dan tepat menindak siapapun yang terlibat dalam jaringan pengedar narkoba di Kepri," ujar Hasan. 

5. Pemprov Kepri Tegas Usut Kasus Narkoba

Hasan juga menyampaikan sejak awal Pemprov Kepri sudah berkomitmen bahwa narkoba adalah musuh bersama, sehingga upaya pencegahan peredarannya harus tegas tanpa pandang bulu. 
"Siapapun yang terlibat harus ditindak tegas, dan pihak polisi telah melakukan hal itu," ungkap Hasan. 

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut