4.000 Tenaga Honorer Pemprov Babel Terancam Diberhentikan

Ridwan Djamaluddin, PJ Gubernur Kepulauan Bangka Belitung
Sumber :
  • kementerian ESDM

VoxPop Nasional – Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung secara bertahap akan memberhentikan 4.000 orang tenaga honorer, sebagai tindak lanjut kebijakan Kementerian PAN-RB mengurangi tenaga non-organik di pemerintahan.

img_title Dongkrak Serapan Tenaga Kerja Para Alumni, Universitas Binawan Gadang Kurikulum Berbasis Industri

"Kami dengan berat hati harus melepas 4.000 tenaga non-organik di lingkungan pemerintah provinsi ini," kata Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Ridwan Djamaluddin, di Pangkalpinang, Bangka Belitung, Rabu, 27 Juli 2022, Dikutip dari Antara.

Ia menjelaskan pemberhentian kontrak kerja tenaga honorer ini berdasarkan kebijakan dan Surat Edaran Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia tentang Penghapusan Tenaga Honorer pada 2023.

img_title Membangun Masa Depan Inklusif melalui Akses Pembelajaran yang Setara

Ribuan tenaga honorer dari berbagai instansi mendatangi kantor Gubernur Sumatera Barat di Padang pada Senin, 24 September 2018.

Photo :
  • VoxPop/Andri Mardiansyah

"Sebagian tenaga honorer ini masih dapat bisa kami fasilitasi, namun sebagian lagi belum sehingga dapat menimbulkan peningkatan pengangguran di daerah ini," katanya.

img_title DPR Buka Suara Setelah Sherly Tjoanda Keluhkan Tak Bisa Gaji PPPK: Mereka Bukan Beban APBN

Menurut dia dalam mengatasi peningkatan pengangguran dampak pemberhentian tenaga honorer ini, saat ini pemerintah provinsi terus berupaya meningkatkan ketersediaan lapangan kerja, misalnya dengan mendorong peningkatan hilirisasi timah.

"Paling tidak dalam waktu dekat ini, kita butuh lapangan kerja baru bagi orang orang ini. Jumlah 4.000 itu hanya dari pemerintah provinsi saja, belum lagi dari pemda, termasuk juga bagi tenaga-tenaga dalam tanda petik pengangguran terselubung," jelas Ridwan

Ilustrasi tenaga honorer.

Photo :
  • ANTARA FOTO/Budiyanto

Sekretaris Daerah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Naziarto, meminta pemerintah kabupaten/kota tidak lagi merekrut tenaga honorer ini, guna meminimalisasi dampak dari kebijakan penghapusan tenaga honorer tahun depan.

"Ini harus menjadi perhatian kita semua, mengingat tenaga honorer di lingkungan pemerintah daerah ini sudah mencapai ribuan orang," tutupnya. 

Ilustrasi pelamar kerja

Jumlah Pekerja Naik 522 Ribu Orang, BPS: Pengangguran Turun Jadi 7,22 Juta Orang Per Mei 2026

BPS mencatat, jumlah angkatan kerja tidak terserap pasar kerja menjadi pengangguran sebanyak 7,22 juta orang, atau turun sekitar 24 ribu orang dibandingkan Februari 2026.

img_title
VoxPop.co.id
5 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut