MAKI Minta KPK Berani Usut Semua Penyuap Rektor Unila Karomani

Seorang petugas sedang membersihkan logo Gedung KPK di Jakarta (Foto ilustrasi)
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja

VoxPop Nasional - Masyarakat Antikorupsi Indonesia (MAKI) meninta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengusut semua penyuap Rektor Universitas Lampung (Unila) Karomani terkait proses penerimaan mahasiswa.  

img_title SETARA Institute Dorong Penanganan Kasus Eks Jampidsus Diambil Alih KPK, Ini Alasannya

"Demi keadilan maka KPK harus proses hukum yang sama terhadap semua penyuap," kata Koordinator MAKI Boyamin Saiman kepada wartawan, Minggu, 28 Agustus 2022.

KPK menemukan uang Rp 7,5 miliar yang diyakini berkaitan erat dengan skandal penerimaan mahasiswa di Unila. Total nominal uang itu mengindikasikan pemberi suap diduga bukan cuma satu orang.

img_title KPK Sita Toyota Hiace dari Bupati Pemalang, Ada Koper Berisi Rp451 Juta di Dalamnya

Koordinator Masyarakat Anti-Korupsi Indonesia (MAKI) Boyamin Saiman

Photo :
  • VoxPop/Edwin Firdaus

Maka itu, MAKI mendesak KPK mengusut pemberi suap lainnya. Penindakan terhadap penyuap lainnya dibutuhkan agar tidak ada tudingan KPK tebang pilih dalam menangani kasus tersebut.

img_title KPK Ajukan Banding Vonis Dua Tahun Penjara Gubernur Riau Abdul Wahid

"Nggak boleh yang hanya kena OTT (operasi tangkap tangan) saja, (pemberi suap) yang lain harus dicari," jelas Boyamin.

Sebelumnya, KPK sudah menduga pemberi suap Rektor Unila Karomani bukan cuma satu orang. Hal tersebut berdasarkan jumlah uang suap yang disita serta bukti-bukti lain. 

"Secara logika dan konstruksi perkara, ini tidak mungkin satu orang," kata Juru Bicara KPK Ali Fikri, Kamis kemarin. 

Petugas membersihkan logo Kantor Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta.

Photo :
  • ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja

Ali mengungkapkan KPK menyita uang suap kasus ini sebesar Rp 5 miliar saat menangkap Karomani. Kemudian, menemukan uang suap sebesar Rp2,5 miliar saat menggeledah rumah beberapa tersangka dalam kasus ini pada 24 Agustus 2022.

Sementara, berdasarkan keterangan yang didapat dari saksi dan tersangka, para penerima suap ini hanya mematok Rp 100 juta sampai Rp 350 juta per mahasiswa. 

Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi Budi Prasetyo

KPK Ungkap Alasan Ajukan Banding Vonis Dua Tahun Penjara Gubenur Riau Abdul Wahid

Juru bicara KPK, Budi Prasetyo mengatakan, langkah ini diambil karena Jaksa Penuntut Umum (JPU) KPK mencermati adanya pertentangan Pasal yang terbukti di antara para

img_title
VoxPop.co.id
5 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut