Harta Hasil Kejahatan Indra Kenz Diserahkan ke Negara, Ini Alasannya

Indra Kenz jalani sidang kasus investasi bodong, di PN Tangerang.
Sumber :
  • VoxPop.co.id/ Sherly (Tangerang)

VoxPop Nasional - Majelis Hakim Pengadilan Negeri Tangerang, Rahman Rajagukguk, memutuskan harta Indra Kesuma atau Indra Kenz dalam kasus investasi bidong binary option (binomo) diserahkan kepada negara.

img_title 80 Persen Beras Fortifikasi Tak Sesuai Standar dan Lebih Mahal, Amran: Itu Penipuan

Korban Lakukan Perjudian

Majelis Hakim menilai para korban trading dari terdakwa Indra Kenz tersebut terindikasi melakukan tindak perjudian.

img_title Harta Kekayaan Setya Budi Dias Oktavianto, Staf KPK Tersangka Kasus Pemerasan Bupati Pemalang, Cuma Punya Satu Mobil

Sidang Indra Kenz, terdakwa kasus investasi bodong, di PN Tangerang.

Photo :
  • VoxPop.co.id/ Sherly (Tangerang)

Dirampas untuk Negara

img_title Tak Cuma Kerja Keras, Amalkan Doa Ini Agar Terhindar dari Harta Haram dan Rezeki Tetap Melimpah Berkah

Rahman mengatakan dengan alasan agar tidak melestarikan permainan judi maka barang bukti nomor 227 sampai dengan 288 koalisir sebagai aset negara maka harus dirampas untuk negara.

"Bahwa sesungguhnya trader pada pekara a quo komenjuring yang berkedok trading binomo. Bahwa menutut pasal 303 KUHAP yang diartikan permainan judi, adalah tiap-tiap permainan yang berdasarkan pengharapan untuk menang pada umumnya bergantung pada keuntungan saja dan juga kalau pengharapan itu berpengaruh besar dikarenakan permintaan tunai," katanya.

"Edukasi benar kepada masyarakat atas permainan judi dan ketidakcermatan akan ingin cepat mendapat uang dengan cara mudah tanpa bekerja keras maka barang bukti sebagai hasil kejahatan dan oleh karena itu, harus dirampas untuk negara," lanjutnya.

Indra Kenz jalani sidang kasus investasi bodong, di PN Tangerang.

Photo :
  • VoxPop.co.id/ Sherly (Tangerang)

Maka, atas pertimbangan itu seluruh aset Indra Kenz yang dihasilkan dari tindak kejahatannya telah diserahkan kepada negara dengan total 344 barang bukti.

Divonis 10 Tahun

Indra Kenz divonis selama 10 tahun penjara dengan denda Rp5 miliar. Sementara Jaksa Penuntut Umum Tangerang Selatan, menuntut Indra Kenz dihukum 20 tahun penjara dengan denda Rp10 miliar.

Polisi merilis kasus pengungkapan sindikat penipuan daring bermodus promo penjualan logam mulia

Sindikat Penipu Penjualan Emas Dibongkar, Dikendalikan Napi Lapas di Sumut

Polda Jawa Timur mengungkap sindikat penipuan daring bermodus promo penjualan logam mulia yang dikendalikan narapidana (napi) dari lapas di Sumatera Utara

img_title
VoxPop.co.id
3 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut