Pimpin Demo Kecam Pembakaran Alquran Swedia, Abu Bakar Ba'asyir: Kita Dihinakan

Pendiri Pondok Pesantren Al Mukmin, Ngruki, Abu Bakar Ba’asyir
Sumber :
  • VoxPop.co.id/Fajar Sodiq

VoxPop Nasional - Pendiri Pondok Pesantren Al Mukmin, Ngruki, Abu Bakar Ba’asyir mengikuti aksi demo protes pembakaran Alquran di Swedia yang dilakukan politisi partai sayap kanan Stram Kurs bernama Rasmus Paludan. Demo itu juga diwarnai dengan aksi pembakaran poster bergambar wajah Rasmus Paludan.

img_title Meutya Hafid Bantah Pemerintah Larang Media untuk Liput Demo, Begini Penjelasannya

Aksi demo yang mengecam pembakaran Alquran di Swedia itu dilakukan dari berbagai eleman umat Islam yang tergabung dalam Dewan Syariah Kota Surakarta. Sejumlah personel polisi dan TNI tampak menjaga aksi demo yang dipusatkan di Bundaran Gladak, Solo, Jumat, 27 Januari 2023.

Sejumlah tokoh tampak hadir dalam aksi demo untuk melakukan aksi orasi. Selain Alfian Tanjung, pendiri Pondok Pesantren Al Mukmin, Ngruki, Cemani, Abu Bakar Ba’asyir juga sempat menyampaikan orasi. 

img_title Polisi Tangkap Wanita 45 Tahun di Ciamis Jabar, Diduga Sebar Ajakan Demo Jelang 17 Agustus

Pun, kehadiran Ba’asyir dalam demo kali ini merupakan pertama kalinya setelah bebas dari Lapas Gunung Sindur pada awal tahun 2021 lalu.

img_title Awas Macet, Ada Dua Aksi Demo di Jakarta Hari Ini Senin 3 Agustus 2026, Hindari Kawasan Ini

Dalam orasinya, Ba’asyir sangat mengecam tindakan pembakaran Alquran yang dilakukan Rasmus Paludan pada Sabtu pekan lalu di depan kedutaan Turki di Stockholm. “Sekarang ini di samping kita membela Alquran yang sedang dihinakan,” kata Ba'asyir di Bundaran Gladak, Solo, Jumat, 27 Januari 2023

Sementara, Humas Dewan Syariah Kota Surakarta, Endro Sudarsono mengatakan aksi pembakaran Alquran tersebut tak bisa dibenarkan dengan alasan papun. Pembakaran kitab suci umat Islam itu sebagai bentuk islamophobia akut dan kejadian tersebut bukat pertama kalinya tetapi telah terjadi berulang-ulang.

Dia mendesak agar Pemerintah Swedia segera menyampaikan permintaan maaf kepada umat Islam di dunia.

Aksi unjuk rasa protes soal pembakaran Alquran di Swedia.

Photo :
  • VoxPop.co.id/Fajar Sodiq

“Kita Mendesak pemerintah Swedia meminta maaf kepada umat Islam serta segera mengambil langkah tegas dan tuntas atas perbuatan warganya yang dinilai telah melakukan penodaan terhadap agama Islam dan melanggar HAM tentang kebebasan beragama,” tuturnya.

Selain itu, ia juga mendesak pemerintah Indonesia memanggi duta besar Swedia dan menyampaikan kecamam atas terjadinya pembakaran Alquran. Untuk itu, ia meminta agar memulangkan duta besar Swedia untuk Indonesia ke negara asalnya.

Dia juga meminta agar Presiden Jokowi memutus hubungan diplomatik dengan Swedia

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut