Alasan Polisi Setop Kasus Kematian Anak Pejabat Kemenhub di Sekolah Athirah Makassar

Sekolah Islam Athirah Kota Makassar, Sulawesi Selatan.
Sumber :
  • VoxPop/Supriadi Maud

VoxPop Nasional – Kasus kematian anak pejabat Kementerian Perhubungan (Kemenhub) di sekolah Islam Athirah Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel) dihentikan polisi.  Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Mokhamad Ngajib menuturkan bahwa kasus kematian siswa bernama Basman Nafa Yaskura (15) dihentikan lantaran penyidik tidak menemukan adanya unsur pidana. 

img_title Trik Lama Akali ETLE Tamat, Pelat Palsu Tak Lagi Bisa Jadi Tameng

"Tentunya penyelidikan kasus kita resmi hentikan," kata Kombes Pol Ngajib dalam keterangannya, Sabtu, 3 Juni 2023.

Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Mokhamad Ngajib didampingi Kasi Humas Kompol Lando KS.

Photo :
  • VoxPop/Supriadi Maud
img_title Menhub Dudy Ungkap Perpres Ojol Terbit Sebelum 17 Agustus, Ini Bocorannya

Dia menjelaskan, pihaknya telah menyelidiki kasus kematian anak pejabat tersebut dengan melakukan pemeriksaan sebanyak 24 saksi. Para saksi yang diperiksa mulai dari teman sekolah, guru, OB hingga keluarganya. Semua hasilnya nihil dan tak ditemukan ada unsur pidana. 

"Dari hasil penyelidikan baik dari keterangan saksi, hasil analisa rekaman CCTV dan jejak digital HP korban, kami pun menyimpulkan tak ada unsur pidana berupa kekerasan pada korban sebelum dia ditemukan terkapar di lapangan," ungkap Ngajib.

img_title 2 Pria Dicokok Polisi Saat Kedapatan Bawa Paket Ganja di Tangerang

Polisi Simpulkan Korban Bunuh Diri

Ngajib pun menyimpulkan bahwa korban murni bunuh diri. Basman disebut sengaja mengakhiri hidup dengan terjatuh dari lantai 8 karena sengaja melompat. 

"Kemudian, dari hasil pemeriksaan ini kami pun menyimpulkan korban ini diduga bunuh diri dengan cara melompat dari atap lantai 8 hingga ke lapangan," ujarnya. 

Lebih lanjut, Ngajib menegaskan penyelidikan kasus ini dilakukan secara transparan dengan melibatkan banyak pihak termasuk keluarga korban. Hal itu dilakukan lantaran pihak keluarga korban tak percaya jika putranya itu meninggal dengan bunuh diri. 

"Tentu ini dilakukan secara transparan. Dengan mengundang pihak keluarga korban untuk mengetahui hasil dari proses penyelidikan yang telah kami dapatkan. Dan mereka telah menerimanya. Sehingga kasus ini kami tutup," terangnya. 

Meski begitu, Ngajib juga mengaku masih terus mendalami motif korban bunuh diri. Sebab, sampai saat ini polisi belum mampu mengungkap hal tersebut. "Jadi saat ini kami masih selidiki motifnya. Karena kami belum mampu mengetahui alasan korban bunuh diri, karena hanya korban itu sendiri yang mengetahuinya," terangnya. 

Ilustrasi kecelakaan

Ipda MA yang Tabrak Motor hingga Bocah 4 Tahun Tewas di Bone Ditahan, tapi Belum Tersangka

Kecelakaan terjadi di persimpangan Jalan Ahmad Yani-Jalan Besse Kajuara, Watampone, Bone, Rabu 5 Agustus, saat motor yang ditumpangi bocah GN ditabrak mobil Ipda MA.

img_title
VoxPop.co.id
8 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut