Gubernur NTT Victor Laiskodat Dikecam Usai Mengolok-olok Orang Miskin
- Jo Kenaru
Diapun mengajak semua pihak untuk menerapkan pola makan seimbang yang tidak melulu beras tapi membiasakan diri mengonsumsi protein yang ada seperti ikan teri dan kelor.
"Tapi kalau ke depan kita mau maju, tidak boleh, tidak perlu karbohidrat tidak ada. Maka kalau kita ke restoran Chinese cara makannya itu pelan-pelan semua protein semua pertama kedua ketiga sudah kita kenyang baru datang yang terakhir karbohidrat mengapa supaya kamu jangan gendut, nah begitu pesannya karena kalau karbohidrat itu bikin ngantuk gula darah semuanya bermasalah itulah karbohidrat karena itu saya ingin badan pangan nasional mulai mengampanyekan makan protein dengan porsi yang banyak," imbuhnya.
"Kita memiliki semuanya. Termasuk ikan teri yang selama ini kita anggap sepele, ternyata kandungan proteinnya tinggi. Pangan itu mengatur generasi masa depan. Kalau saya makannya kelor karena kelor itu salah satu pohon ajaib di dunia," tutup Viktor.
Laiskodat Dikecam
Lantaran ucapannya itu, Viktor dicerca. Mengasosiasikan cara makan dengan kemiskinan dinilai sebagai bentuk pelecehan terhadap masyarakat miskin.
"Ini mencerminkan Gubernur NTT gagal dan tidak berjiwa pemimpin. Kemiskinan mestinya dia entaskan dengan program-program cerdas bukan malah diejek. Ciri pemimpin yang baik dan bermutu adalah dia turut merasakan dan berempati pada kondisi masyarakat yang dia pimpin," ujar pegiat LSM Doni Parera di Labuan Bajo Rabu, 16 Agustus 2023.
Selain itu, label kemiskinan dan kemelaratan di NTT tidak seharusnya menjadi bahan olok-olokan apalagi diucapakan oleh seorang gubernur. Sebaliknya gubernur yang memegang tampuk pimpinan wajib bekerja keras memerdekakan masyarakat NTT dari keterbelakangan.
"Pemimpin yang baik itu mampu menempatkan diri pada kondisi orang miskin, dengan segala kekuranganya. Sangat tidak bermutu ketika satu kondisi ketidakberuntungan ekonomi malah jadi bahan olok-olok dari pemimpin yang tugas utamanya selesaikan kondisi ketidakberuntungan itu," kritik Doni Parera.
Gubernur Sakit Jiwa
Terpisah, Ketua Lembaga Pengkaji Peneliti Demokrasi Masyarakat (LPPDM) Marsel Ahang menganggap Viktor Laiskodat merupakan gubernur sakit lantaran selalu mengeluarkan pernyataan kontroversial.
"Sulit sekali mengukur ketulusan Laiskodat selama dia meminpin NTT. Bukannya memerangi kemiskinan di NTT malah mencandai kemiskinan itu. Dia ini pemimpin yang sakit. Sama dengan sakit jiwanya dia ( Laiskodat), selama tak diobati ya tetap sakit dia. Begitu juga kemiskinan semakin dipercandakan maka kemiskinan makin akrab dengan masyarakat miskin kenapa? Karena tak ada narasi yang memotivasi tak ada konsep mengentas kemiskinan itu," sebut Marsel Ahang.
