Cerita Penumpang Batik Air Panik hingga Sesak Nafas saat Lampu dan AC Pesawat Mati
- VoxPop/Supriadi Maud - tangkapan layar video viral
Apalagi, kata Ari, banyak penumpang anak-anak yang merasa kepanasan dan sesak karena AC dan lampu dimatikan.
"Saya Ari, salah satu penumpang, yang saat itu sedang ada bisnis dan melakusanakan pekerjaan saya di Makassar. Awalnya semua berjalan normal di bandara Makassar," ungkap Ari dalam video yang diunggah akun Facebook @Bangtampue, Jumat malam.
Kata Ari, dia awalnya akan kembali ke Jakarta dengan membeli tiket pesawat Batik Air. Saat sekitar pukul 16.30, ia menaiki pesawat hal yang tidak nyaman mulai dirasakan. Kejanggalan sudah banyak dirasakan Ari, mulai dari tiket kursi pesawat yang double, AC padam, dan lampu juga padam. Ari juga mengaku merasa sedikit sesak saat dalam pesawat.
"Ketika berada di dalam pesawat, mulai terasa panas dan AC tidak hidup. "Jujur saya tidak ada asma. Tapi kemudian merasa sesak saat itu, karena panas dan AC tidak menyala," ujarnya.
Karena kondisi makin memprihatinkan, para penumpang pun langsung kompak protes dan mengamuk. Bahkan, sejumlah ibu-ibu juga histeris menangis dalam pesawat. Akhirnya penumpang berhasil membuka paksa pintu darurat.
"Pintu darurat Batik terbuka. Kejadian ini terjadi pada Batik Air dengan ID 6293, penerbangan pada 7 September 2023 dengan waktu boarding time 16.45 WITA," beber Ari.
Ari mengungkapkan bahwa pihak Batik Air sempat memberikan informasi melalui pengumuman bahwa belum dibukanya pintu karena masalah ground handling atau pihak darat belum siap menerima mereka.
"Informasi masalah ground handling atau pihak darat belum ready menerima kita, terus menerus diulangi oleh pihak Batik Air," ungkap Ari.
Penumpang Merasa Ada yang Aneh
Ilustrasi Pesawat Batik Air.
- VoxPopnews/Sherly
Namun, dari informasi itu, para penumpang bertanya-tanya. Karena menurut mereka itu adalah hal yang aneh apalagi di samping mereka ada pesawat Batik Air yang juga baru mendarat dan semua penumpangnya langsung turun. Sementara mereka ditahan dan seolah-olah akan dibunuh.
"Akhirnya banyak yang bertanya-tanya kenapa itu di samping udah, kita belum. Banyak spekulasi dan beropini, apakah Batik Air kita tidak terdaftar di Soekarno Hatta. Atau ada kesalahan teknis di pesawatnya?," ujar Ari.
