Deretan Pernyataan Kontroversial Panglima TNI, Piting Warga Rempang Hingga Penjara Militer

Panglima TNI Laksamana Yudo Margono
Sumber :
  • Puspen TNI

VoxPop – Belakangan ini nama Panglima TNI Laksamana Yudo Margono sedang disorot. Sebab, ia membuat pernyataan kontroversial. Mulai dari memerintahkan prajuritnya untuk memiting warga Pulau Rempang Batam, hingga soal penjara militer. Berikut kami sajikan informasi selengkapnya.

img_title Menko Polkam: Situasi Dalam Negeri Sangat Mantap, Semua Masih Terkendali

Sebut penjara militer lebih angker daripada lapas umum

VoxPop Militer: Panglima TNI Laksamana TNI Yudo Margono

Photo :
  • Puspen TNI
img_title Penduduk Miskin RI Turun Jadi 22,93 Juta Orang, BPS Catat Berkurang 430 Ribu Orang

Panglima TNI Laksamana Yudo Margono mengungkap bahwa Lembaga Pemasyarakatan Militer (Lemasmil) lebih buruk dan lebih angket ketimbang Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Umum.

Menurutnya, angkernya Lapas Militer itu bertujuan agar prajurit jera jika berurusan dengan hukum. Diketahui bahwa semua prajurit TNI yang berurusan dengan hukum akan ditahan di rutan maupun lapas militer yang berbeda dengan lapas sipil.

img_title Prabowo Minta Kepala Daerah Tak Kerahkan Warga Menyambutnya saat Kunker: Kasihan Nunggu Berjam-jam Panas

Dia menyebutkan, mungkin banyak di antara masyarakat yang belum menyadari bahwa militer memiliki Lembaga Pemasyarakatan Militer (Lemasmil) yang dirancang khusus untuk menampung prajurit yang terlibat pelanggaran hukum.

Pernyataan tersebut disampaikan Yudo saat menerima enam unit ambulance yang dihibahkan oleh Bank Rakyat Indonesia (BRI) di Plaza Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur pada Jumat, 8 September 2023.

Perintahkan prajuritnya piting warga Rempang

Bentrok aparat vs warga di Pulau Rempang

Photo :
  • Dok. Istimewa

Pernyataan Panglima TNI Laksamana Yudo Margono yang memerintahkan prajuritnya untuk memiting masyarakat di Pulau Rempang Batam, Kepulauan Riau saat melakukan demonstrasi viral di media sosial.

“Lebih banyak dari masyarakatnya, itu satu orang miting satu itu gimana, Ya, Masyarakatnya seribu kita turunkan seribu. Satu miting satu, itu kan selesai,” ucapnya.

“Gak usah pakai alat, dipiting aja satu-satu. Tau dipiting? Nah itu dipiting satu-satu,” imbuhnya.

Kapuspen TNI Laksda TNI Julius Widjojono mengatakan bahwa ada kesalahpahaman dari masyarakat atas pernyataan Yudo Margono.

“Jika dilihat secara utuh dalam video tersebut, Panglima TNI sedang menjelaskan bahwa demo yang terjadi di Rempang sudah mengarah pada tindakan anarkisme yang dapat membahayakan baik aparat maupun masyarakat itu sendiri. Sehingga meminta agar masing-masing pihak untuk menahan diri,” ujar Julius dalam keterangannya Minggu, 17 September 2023.

Julius menyatakan bahwa Panglima TNI telah memberikan instruksi kepada Komandan Satuan agar prajurit tidak menggunakan alat atau senjata saat mengamankan demonstrasi di Rempang.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut