Terpopuler: Viral Petugas Damkar Depok hingga Rektor UII Gak Mau Dipanggil Prof

Rektor UII Fathul Wahid
Sumber :
  • Istimewa

VoxPop RoundUp – Ada tiga artikel terpopuler pilihan dari kanal News yang tayang sepanjang Minggu (21/7/2024) kemarin. Ketiga artikel tersebut terkait aksi petugas Damkar Depok, Polisi berbuat cabul saat korban melapor, dan berita Rektor UII tidak mau disebut profesor. Berikut rinciannya:

img_title MInta Rujuk, Mantan Istri Polisi di Medan DItemukan Tewas dalam Kamar Mandi

1.Sandi Petugas Damkar Depok: Lebih Baik Dicap Pengkhianat Dinas Daripada Dukung Koruptor

Sandi Butar Butar, petugas Damkar Kota Depok

Photo :
  • Ist
img_title Jangan Sepelekan Karet Belakang Truk, Gara-gara Ini Sopir Langsung Dihentikan Polisi

Dinas Pemadam Kebakaran Kota Depok melalui UPT Cimanggis melayangkan surat panggilan kepada Sandi Butar Butar, Petugas Damkar Kota Depok yang viral usai menvideokan 'room tour' alat operasional pemadam kebakaran di unit kerjanya banyak yang rusak.

Dalam surat yang dilayangkan oleh Kepala Damkar UPT Cimanggis, Dede Kurnia itu, Sandi tidak sendirian. Ia dipanggil menghadap atasannya bersama tiga orang teman lainnya.

img_title Jaringan Narkoba Mulai Gunakan Jasa Kondektur Bus sebagai Kurir, 3,77 Gram Sabu Disita

Pemanggilan tersebut, seperti terlampir dalam surat, untuk mengikuti pembinaan Pegawai Kontrak Tidak Tetap (PKTT) di ruang Kepala UPT Damkar Cimanggis, pada Selasa 23 Juli 2024 mendatang pukul 11.00 Wib.

Merespon hal tersebut, Sandi Butar Butar melalui video yang viral, mengaku tidak gentar dengan panggilan tersebut. Ia berharap atasannya itu tidak perlu memanggil teman-temannya.

Selengkapnya baca di sini


2.Niat Lapor Usai Diperkosa Pengurus Panti Asuhan, Anak Yatim Piatu Malah Dicabuli Polisi

Ilustrasi oknum polisi.

Photo :
  • Antara FOTO.

Brigadir Polisi Akmal Subekti baru-baru ini ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan tindakan asusila terhadap seorang anak yatim piatu di bawah umur di Kabupaten Belitung, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Ironisnya, kejadian ini terjadi saat korban berupaya melapor setelah mengalami pelecehan oleh pengurus panti asuhan.

Kasus ini bermula ketika korban, yang berinisial B, bersama dua rekannya mendatangi Kepolisian Sektor (Polsek) Tanjung Pandan. Mereka berniat melaporkan dugaan tindak pidana persetubuhan yang dialami korban di sebuah panti asuhan dengan terlapor bernama Beni.

"Setibanya di Polsek Tanjung Pandan korban bertemu dengan pelaku lalu disuruh masuk ke salah satu ruangan di Polsek Tanjung Pandan, Sedangkan kedua teman korban menunggu di ruangan lainnya, singkat cerita di ruang tersebut terjadi dugaan tindak pencabulan itu" kata KBO Satreskrim Polres Belitung, Ipda Wahyu Nugroho, Rabu (17/72024).

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut