Jessica Wongso Tetap Ajukan PK Usai Bebas Bersyarat, Begini Respons Kejagung
- VoxPop.co.id/Foe Peace Simbolon
Jakarta, VoxPop - Jessica Kumala Wongso dikabarkan akan tetap melanjutkan pengajuan peninjauan kembali (PK) ke Mahkamah Agung (MA) mengenai kasus pembunuhan terhadap Wayan Mirna Salihin.
Menanggapi isu tersebut, Kapuspenkum Kejagung Harli Siregar pun mempersilakan Jessica mengajukan PK.
"Ini bukan soal siap tak siap, sepanjang hukum acara memberi ruang untuk itu, silakan," ujar Harli Siregar dalam keterangannya, Senin 19 Agustus 2024.
Meski sudah bebas secara bersyarat, Jessica Kumala Wongso tetap harus izin jika ingin bepergian ke Luar Negeri.
- VoxPop.co.id/Andrew Tito
Harli menjelaskan, berdasarkan Pasal 263 KUHAP, terpidana atau ahli waris, bisa mengajukan PK ke Mahkamah Agung terhadap putusan pengadilan yang telah berkekuatan hukum tetap. Menurut Harli pengajuan PK merupakan hak Jessica.
"Ketentuan Pasal 263 KUHAP secara lugas menyatakan terpidana atau ahli warisnya dapat mengajukan PK kepada MA, Itu haknya mau digunakan atau tidak," ujarnya.
Sementara itu, kuasa hukum Jessica Kumala Wongso, Otto Hasibuan, mengatakan Jessica akan tetap mengajukan permohonan peninjauan kembali meskipun Jessica sudah bebas bersyarat.
Otto menyinggung soal putusan terhadap Jessica tidak sesuai dengan fakta yang mereka yakini.
"Soal kami tidak terima putusan ini apa tidak itu soal lain, tapi karena itu formal sudah keluar saya hormati itulah putusan. Tetapi kami sebagai lawyer dilakukan diskusikan dengan Jessica merasa bahwa mungkin putusan itu tidak sesuai dengan apa yang terjadi menurut kami. Okeh karena itu, kita akan mencoba peluang untuk mengajukan PK terhadap perkara itu ya jadi itu posisinya," ujar Otto Hasibuan dalam konferensi pers di kawasan Senayan, Jakarta Pusat, Minggu 18 Agustus 2024.
Otto mengatakan negara memberikan kesempatan yang sama bagi setiap pihak, dalam hal ini tim hukum Jessica akan memberikan bantuan hukum untuk PK.
"Sebagai seorang lawyer saya harus menghormati keputusan pengadilan, tetapi hukum juga memberikan kita kesempatan kepada semua pihak ya, termasuk Jessica apabila merasa ingin mengajukan PK hukum juga memberikan kesempatan kepada dia, Terus terang aja saya kita mengambil posisi bahwa Jessica sudah dibebaskan dengan bebas bersyarat, ya kan, jadi kami selalu menghormati hukum apa pun putusan sudah pengadilan itu kan sudah jelas bahwa Jessica dinyatakan bersalah, itu putusan pengadilan yang harus saya hormati sebagai seorang lawyer," ujarnya.
