Respons Kemenag soal Dugaan Santri Disiram Air Cabai oleh Istri Pimpinan Ponpes

Juru Bicara Kementerian Agama (Kemenag) RI, Sunanto.
Sumber :
  • VoxPop.co.id/Rahmat Fatahillah Ilham

Jakarta, VoxPop - Kementerian Agama (Kemenag) RI turun tangan menindaklanjuti perihal kasus seorang santri yang diduga disiram air cabai oleh istri pemilik pondok pesantren (ponpes) di Kecamatan Pante Ceureumen, Kabupaten Aceh Barat beberapa waktu lalu.

img_title Cegah Kasus Kopilot Selundupkan Ekstasi Terulang, Malaysia Tugaskan Polisi di Bandara

Saat ini, Kementerian Agama tengah melakukan pendekatan terhadap pesantren tersebut. 

"Jadi terus kami lakukan pendekatan, dan itu kan informasinya kita cek apakah sudah masuk ke ranah hukum atau tidak," ujar Juru Bicara Kementerian Agama RI, Sunanto di Jakarta Pusat pada Senin, 7 Oktober 2024.

img_title Jadi Tersangka, Begini Pengakuan Wanita 45 Tahun di Ciamis yang Sebar Ajakan Demo Jelang 17 Agustus

Juru Bicara Kementerian Agama (Kemenag) RI, Sunanto.

Photo :
  • VoxPop.co.id/Rahmat Fatahillah Ilham

Di sisi lain, pria yang akrab disapa Cak Nanto itu menegaskan pihaknya terus memberi edukasi kepada pihak pesantren manapun terkait upaya pesantren ramah anak. 

img_title Firnando Ganinduto: Santri Darul Amanah Kendal Pasti Bisa Jadi Pemimpin Bangsa

Saat ditanya soal pembentukan satgas anti kekerasan dalam pesantren, Cak Nanto menegaskan Kementerian Agama belum sampai pada tahap itu. 

"Karena ya memang bagaimana kita melakukan assesment kepada pesantren tentang pendidikan yang ramah anak, jadi edukasi. Bagaimana melakukan pendekatan. Jadi, belum sampai pada tahap satgas. Ya jadi upaya ramah anak memang selalu kami upayakan semaksimal mungkin. Artinya, pendekatan terhadap pesantren itu yang selalu kami galangkan," imbuhnya.

Sebagai informasi, insiden nahas menimpa seorang santri di Aceh Barat menggemparkan media sosial. Remaja itu diduga mengalami kekerasan fisik dari oknum pimpinan pesantren berupa penyiraman air cabai ke seluruh tubuhnya.

Video saat santri berendam di bak mandi untuk meredakan perih di sekujur tubuhnya viral di platform X. Anak laki-laki itu terlihat meringis kesakitan dengan kulitnya memerah akibat disiram air cabai. 

Seorang wanita paruh baya yang diketahui merupakan nenek korban terlihat membantu memandikan cucunya. Sang nenek berusaha menenangkan korban yang meringis, sambil sesekali mengusap sabun dan air secara bergantian untuk menghilangkan rasa perih.

Korban merupakan siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) sekaligus santri di Pondok Pesantren Darul Hasanah, yang berlokasi di Kecamatan Pante Ceureumen, Kabupaten Aceh Barat. Sementara, pelaku merupakan istri pimpinan pesantren Darul Hasanah berinisial NN.

Alasan pelaku mengguyur dengan air cabai karena korban terindikasi melanggar aturan, yakni merokok di lingkungan pesantren. Pelaku juga mencukur rambut korban hingga gundul sebagai hukuman tambahan. 

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut