Sumbang 2,5 Hektar untuk Perumahan Rakyat, Menteri PKP Ingin jadi Gerakan Bersama

Maruarar Sirait
Sumber :
  • Dok. Istimewa

Jakarta, VoxPop – Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Kabinet Merah Putih, Maruarar Sirait, menyumbang tanahnya seluas 2,5 hektare untuk dijadikan perumahan rakyat. Ara, begitu ia karib disapa, berharap apa yang dilakukan tersebut menjadi inspirasi bagi yang lainnya. 

img_title Menteri Nusron Beberkan Laut Indonesia Banyak yang Dikavling Tanpa Prosedur Sah, Terbanyak di Batam

"Pada tanggal 10 November akan ground breaking tanah perusahaan kami dan yang akan membangun dari Sedayu dan sekitar 2,5 hektar akan kami hibahkan tanah kami untuk rakyat," kata Ara dalam rapat kerja dengan Komisi V DPR RI, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa, 29 Oktober 2024.

Politisi Partai Gerindra itu mendorong pengusaha tajir lainnya, untuk melakukan hal sama. Dia optimistis tindakan tersebut tergolong gotong royong membantu rakyat. 

img_title Sabu 7 Kg Disembunyikan di Dalam Tanah dan Kebun Sawit, Polisi Kejar Pemasok

"Saya berharap gerakan ini bisa menjadi gerakan bersama karena gotong royong ini harus dimulai," kata Ara. 

Untuk merealisasikan itu, Ara mengaku telah membicarakannya dengan otoritas terkait seperti BPKP. Hal ini guna memastikan keinginannya membantu rakyat dapat terwujud tanpa melawan hukum. 

img_title Cara Kemenhut Sejahterakan Masyarakat Tanpa Mengorbankan Hutan

"Karena ini tidak gunakan uang negara, tanahnya dari swasta, yang bangun pun swasta dan nanti kita serahkan kepada rakyat," ujarnya. 

Mantan politikus PDIP ini mengingatkan prinsip gotong royong merupakan budaya warisan leluhur. Sehingga ia berusaha menerapkannya. 

"Gotong royong itu dengan cara ini karena warisan budaya kita untuk saling gotong royong," katanya. 

Sebelumnya, Ara mengaku terus mengkampanyekan semangat gotong royong membangun rumah untuk rakyat dalam program pembangunan 3 juta unit rumah. 

Sehingga Ara membuka seluas-luasnya kesempatan semua pihak baik kementerian/lembaga pemerintah, pemerintah daerah, TNI, Polri, BUMN, sektor swasta serta masyarakat luas untuk ikut berpartisipasi dalam menyukseskan pembangunan rumah di Indonesia. 

Menteri ATR/BPN sekaligus tokoh Nahdlatul Ulama (NU), Nusron Wahid (kanan) dan Mensesneg Prasetyo Hadi (kiri)

Menteri Nusron Umumkan Balik Nama Surat Tanah Cuma 10 Hari Mulai Tanggal Segini

Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid menargetkan untuk dapat mempercepat pelayanan pertanahan kepada masyarakat.

img_title
VoxPop.co.id
5 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut